Magic of Nature Raih Sertifikasi Organik Internasional ECOCERT Pertama

Magic of Nature Raih Sertifikasi Organik Internasional ECOCERT Pertama

Merek perawatan tubuh organik Magic of Nature resmi diperkenalkan kepada publik di Gandaria City, Jakarta Selatan, pada Jumat (08/05). Produk ini menjadi jenama lokal pertama di Indonesia yang berhasil memperoleh sertifikasi internasional ECOCERT COSMOS Organic setelah melalui proses panjang sejak tahun 2018.

Pendiri Magic of Nature, Sri Dayawati Hadisuwito, menjelaskan bahwa pengembangan merek ini berawal dari keresahan pribadinya terhadap kondisi kulit sensitif. Pengalaman kesulitan menemukan produk pembersih tubuh yang sesuai di pasar lokal mendorongnya untuk menciptakan solusi mandiri.

"Saya punya cita-cita untuk menciptakan produk yang memang cocok buat saya pribadi dan tentunya kulit teman-teman kita semua yang mengalami seperti saya," ungkap Daya, pendiri Magic of Nature.

Dilansir dari Lifestyle, Daya mengawali produksinya dengan membangun ladang bunga matahari sendiri di Jawa Tengah untuk memastikan kualitas bahan baku. Ia memilih menggunakan ekstrak bunga matahari karena terinspirasi dari manfaat vitamin E tinggi dan memori masa kecil bersama ibunya.

"Padahal saya menyadari kulit orang dewasa itu butuh perhatian yang lebih, yang tidak sepenuhnya bisa diberikan oleh produk bayi," lanjut Daya.

Proses adaptasi bibit bunga matahari dari luar negeri ke iklim Indonesia sempat mengalami kendala teknis pada masa awal penanaman. Daya berkonsultasi dengan profesor pembimbing guna memastikan tanaman tersebut dapat tumbuh optimal di tanah lokal tanpa kontaminasi bahan kimia.

"Saya awalnya tertarik dengan perkebunan bunga matahari itu. Kami memulai itu di tahun 2018, lalu kita kembangkan untuk mencoba menanam, tapi ternyata bunga matahari yang saya bawa bibitnya dari luar cukup agak sulit beradaptasi dengan iklim, tanah kita di sini," kata Daya.

Guna menjamin keamanan konsumen, Daya mengejar sertifikasi ECOCERT yang mensyaratkan standar ketat dari hulu ke hilir. Beberapa bahan utama bahkan sempat mengalami penolakan sebelum akhirnya memenuhi kriteria organik internasional yang ditetapkan.

"Mungkin ini lah bahan utama yang selama ini saya cari-cari untuk membuat produk yang saya mau selama ini," ungkap Daya.

Daya menegaskan bahwa keputusannya untuk tidak langsung mengejar profit melainkan fokus pada sertifikasi bertujuan untuk membangun kepercayaan publik. Sertifikasi tersebut menjadi bukti validasi atas kualitas bahan dan proses produksi yang dijalankan.

"Karena untuk meyakinkan bahwa produk kita itu benar-benar berkualitas dan terpercaya, agar orang bisa percaya dengan produk kita," ungkap Daya.

Samuel Chauffaille selaku Regional Director of EcoCert di Asia Tenggara menyatakan bahwa proses audit dilakukan secara menyeluruh terhadap setiap aspek produksi. Verifikasi mencakup pengecekan fasilitas, formulasi produk, hingga kondisi tanah perkebunan.

"Kami mengunjungi fasilitas produksi, meninjau formulasi, dan memastikan seluruh prosesnya memenuhi standar organik internasional yang ketat," ujar Samuel, Regional Director of EcoCert Southeast Asia.

Penyanyi Bunga Citra Lestari (BCL) yang ditunjuk sebagai brand ambassador menyatakan ketertarikannya pada konsep minimalis bahan aktif dalam produk ini. Menurutnya, penggunaan bahan organik membantu kulit agar tidak mengalami stimulasi berlebihan oleh zat kimia keras.

"Produk organik itu lebih mendengarkan kebutuhan kulit, jadi kulit kita tidak overstimulated oleh kebanyakan bahan aktif dan kimia. Makanya saya suka sekali sama Magic of Nature, karena bahan-bahannya minimalis tapi benar-benar yang dibutuhkan oleh kulit saya," ungkap BCL, Brand Ambassador Magic of Nature.

Bunga Citra Lestari juga mengapresiasi perjalanan panjang Daya dalam merintis produk yang dianggapnya memiliki filosofi kuat. Ia menilai produk yang lahir dari niat tulus akan memberikan dampak positif bagi para penggunanya.

"I think it's quite inspiring. Aku percaya sesuatu yang dibuat dari hati itu akan sampai juga ke hati orang-orang, termasuk dengan produk ini," ujar BCL.

Proses panjang yang dilewati oleh Daya dalam membangun jenama ini dianggap BCL sebagai poin yang membuat produk terasa lebih personal. Ia menekankan bahwa merek ini memiliki intensi yang jelas sejak awal perancangannya.

"Jadi bukan asal produk yang supaya laku, tapi ini intention-nya baik dari awal," pungkas BCL.

Artikel terkait

Rekomendasi