Insiden fatal di lintasan balap kembali terjadi akibat gangguan teknis pada komponen elektronik motor prototipe. Malfungsi kelistrikan yang dialami motor Pedro Acosta memicu kecelakaan horor yang melibatkan Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026.
Seperti diberitakan oleh Suara, tabrakan keras terjadi di lap ke-12 pada balapan yang berlangsung Minggu (17/5). Red flag segera dikibarkan setelah motor Ducati milik Alex Marquez hancur akibat menghantam bagian belakang KTM RC16 yang dikendarai Pedro Acosta di trek lurus.
Meskipun muncul dugaan awal mengenai kerusakan mekanis pada mesin, investigasi di lapangan menunjukkan adanya kegagalan pada sistem elektronik. Sistem ECU dan teknologi throttle-by-wire yang menjadi tumpuan motor modern mendadak kehilangan pasokan daya.
Pedro Acosta menegaskan bahwa kendala utama bukan berasal dari sektor mekanis, melainkan terputusnya aliran tenaga listrik secara tiba-tiba yang membuat laju motornya melambat drastis di tengah lintasan lurus.
"Saya rasa kami mengalami masalah kelistrikan. Saya sedang berkendara normal di lintasan lurus dan tiba-tiba tenaga mesin terputus, karena mesin sebenarnya tidak berhenti. Tapi saya kehilangan posisi dan tidak punya banyak waktu untuk bergerak," ujar Acosta menjelaskan kronologi lumpuhnya tenaga motor KTM tersebut.
Manajer Tim KTM, Aki Ajo, mengonfirmasi kendala elektronik ini meskipun belum menjabarkan secara mendetail komponen spesifik yang mengalami kerusakan atau gangguan sistem.
"Jelas ada masalah elektronik. Tapi kami belum mengetahui hal yang lebih spesifik," katanya dilansir dari Speedweek.
Kehilangan tenaga secara mendadak di lintasan lurus menjadi situasi paling berbahaya bagi pebalap lain yang berada di belakang. Kecepatan tinggi dan jarak yang sangat rapat mempersempit ruang pandang serta waktu reaksi untuk menghindar.
Alex Marquez yang tengah membuntuti Acosta tidak memiliki kesempatan untuk mengerem ataupun mengubah arah motor. Benturan keras tidak dapat dielakkan hingga membuat Marquez terlempar ke area rumput di pinggir sirkuit.
"Bisa dibilang Álex yang paling menderita akibat masalah mekanis saya. Ketika hal-hal ini terjadi karena kerusakan mekanis, itu membuat Anda benar-benar tidak berdaya,” tambah pebalap muda asal Spanyol tersebut.