Sektor gelandang tengah menjadi fokus utama Manchester United menjelang dibukanya bursa transfer musim panas 2026. Langkah ini diambil setelah klub berjuluk Setan Merah tersebut kehilangan Casemiro.
Situasi lini tengah raksasa Liga Inggris ini semakin menipis karena Manuel Ugarte dikabarkan berniat untuk hengkang. Kondisi tersebut membuat stok gelandang tengah senior Manchester United kini hanya menyisakan Kobbie Mainoo.
Dilansir dari Detik Sport, Manchester United dilaporkan tengah mengarahkan radar mereka kepada dua gelandang milik Real Madrid. Pemain yang masuk dalam daftar belanja tersebut adalah Eduardo Camavinga dan Aurelien Tchouameni.
Pihak Real Madrid dikabarkan membuka peluang untuk melepas kedua pemain tersebut. Syaratnya, mereka tidak masuk dalam skema permainan yang dirancang oleh pelatih baru El Real untuk kompetisi musim depan.
Hubungan internal di skuad Real Madrid juga sedang memanas, terutama setelah Aurelien Tchouameni dikabarkan terlibat perselisihan dengan rekan setimnya, Fede Valverde.
Meski menaruh minat, Manchester United dilaporkan tidak akan terlalu memaksakan negosiasi untuk mendatangkan duo gelandang Prancis tersebut. Hal ini disebabkan oleh potensi nilai transfer tinggi yang bakal dipasang oleh manajemen Real Madrid.
Klub raksasa Spanyol tersebut diprediksi hanya akan melepas Eduardo Camavinga atau Aurelien Tchouameni dengan tawaran mulai dari 50 juta Euro atau berkisar Rp 1 triliun.
Sebagai langkah antisipasi, Manchester United sudah menyiapkan opsi alternatif yang dinilai lebih realistis. Dua nama yang masuk dalam radar alternatif adalah Elliot Anderson dari Nottingham Forest dan Sandro Tonali dari Newcastle United.
Kedua gelandang alternatif ini dianggap memiliki keuntungan tersendiri karena sudah mempunyai pengalaman dan jam terbang yang tinggi di kompetisi Premier League.
Namun, Manchester United berpeluang membuka kembali proses negosiasi berburu tanda tangan Eduardo Camavinga dan Aurelien Tchouameni apabila Real Madrid bersedia menurunkan tuntutan harga pasar mereka.