FIGC Bidik Antonio Conte Jadi Pelatih Baru Timnas Italia

FIGC Bidik Antonio Conte Jadi Pelatih Baru Timnas Italia

Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) mempertimbangkan Antonio Conte sebagai arsitek baru tim nasional Italia menyusul kekosongan kursi kepelatihan setelah Gennaro Gattuso mengundurkan diri. Dilansir dari tandaseru.id pada Selasa (19/5), kabar tersebut membuka peluang besar bagi pelatih Napoli itu untuk meninggalkan klub pada akhir musim.

Keputusan mundur diambil oleh Gennaro Gattuso setelah skuad Gli Azzurri menderita kekalahan dramatis dari Bosnia & Herzegovina pada babak playoff. Hasil buruk ini memastikan Italia absen dan gagal melaju ke putaran final Piala Dunia 2026.

Kegagalan tersebut memperpanjang catatan kelam sepak bola Italia yang tercatat sudah tiga kali berturut-turut absen dalam putaran final Piala Dunia. Nama Antonio Conte muncul menjadi sosok ideal karena sempat menakhodai Italia pada periode 2014 hingga 2016 dengan catatan 14 kemenangan, enam hasil imbang, dan lima kekalahan dari 25 laga.

Sebelum munculnya spekulasi ini, Napoli di bawah asuhan Conte sebenarnya sukses meraih gelar juara Serie A pada musim lalu. Namun, dilansir dari Investortrust, performa Napoli merosot tajam musim ini hingga dipastikan tanpa trofi termasuk setelah menderita kekalahan 0-3 dari Juventus.

Keterpurukan Napoli musim ini dipicu oleh krisis cedera yang melanda 10 pemain utama mereka. Beberapa pilar yang harus menepi di antaranya adalah Kevin de Bruyne, David Neres, Amir Rrahmani, Billy Gilmour, Matteo Politano, Frank Zambo Anguissa, hingga Vanja Milinkovic-Savic.

"Bahkan pemain yang seharusnya sudah kembali justru tertunda. Ini situasi yang sulit. Apa yang saya sampaikan kepada para pemain adalah: tidak ada yang turun dari perahu. Kami sedang berada di tengah laut saat badai, tapi tidak seorang pun boleh meninggalkan kapal," ujar Antonio Conte, Pelatih Napoli seperti dilansir Football Italia.

Menyikapi badai cedera tersebut, mantan pelatih timnas Italia itu menekankan krusialnya menjaga kekuatan mental di dalam ruang ganti. Menurut sang manajer, kesolidan tim menjadi kunci utama bagi juara bertahan Serie A tersebut agar bisa melewati periode sulit.

"Badai ini belum selesai, dan tidak akan segera berakhir. Jadi kita semua harus siap. Yang terpenting, jangan kehilangan kepercayaan diri, jangan kehilangan keyakinan, dan jangan kehilangan antusiasme. Hal-hal itulah yang sejauh ini membedakan kami," tegas Antonio Conte, Pelatih Napoli.

Pihaknya turut menyampaikan apresiasi mendalam terhadap kerja keras para pemain yang tersisa dalam skuad saat ini. Walau diterpa keterbatasan amunisi yang sangat serius, sang pelatih menganggap pencapaian tim sejauh ini tetap menjadi hal yang patut dibanggakan.

"Sampai sekarang, kami sudah melakukan hal-hal luar biasa sambil menghadapi situasi yang sangat serius," lanjut Antonio Conte, Pelatih Napoli.

Kini fokus Napoli langsung dialihkan pada laga krusial menghadapi Chelsea dalam pertandingan terakhir fase liga Liga Champions di Stadion Diego Armando Maradona pada Rabu mendatang. Guna menyiasati keterbatasan personel, tim pelatih telah menyusun skema khusus demi menjaga kebugaran para pemain yang tersedia.

"Kami akan memberi pemain waktu istirahat, membantu proses pemulihan, menyiapkan pertandingan lewat video, dan tentu saja menyentuh aspek psikologis," jelas Antonio Conte, Pelatih Napoli.

Artikel terkait