Label alas kaki asal Brasil, Melissa, berkolaborasi dengan rumah mode Denmark, GANNI, menciptakan koleksi alas kaki kontemporer. Seperti dikutip dari Suara, koleksi ini menggabungkan fungsionalitas material Melflex khas Melissa dengan gaya effortless dan berani dari desainer asal Copenhagen.
Kolaborasi tersebut menghadirkan siluet sandal musim panas yang ekspresif dan relevan dengan gaya hidup dinamis masyarakat urban Indonesia. Bagi sebagian besar masyarakat urban, pakaian kini menjadi lembar manifesto personal untuk merayakan identitas diri, suasana hati, serta selera seni.
Fenomena ini melahirkan pergeseran masif di industri mode dunia melalui peleburan antar-estetika. Alas kaki kasual yang dahulu hanya dipakai untuk keperluan santai di sekitar rumah, kini naik kelas ke panggung mode tinggi.
Evolusi ini digerakkan oleh Melissa yang konsisten membuka ruang dialog kreatif sejak didirikan di Brasil pada tahun 1979. Mereka mengeksplorasi material jelly shoes yang ikonis lewat kolaborasi lintas disiplin bersama desainer kenamaan dunia, sekaligus menerapkan konsep ramah lingkungan menggunakan material Melflex yang sepenuhnya vegan.
Musim ini, Melissa menyatukan dua DNA dari belahan dunia berbeda bersama GANNI untuk menghasilkan perpaduan estetika unik. Fungsionalitas material khas Brasil berpadu dengan gaya effortless nan berani ala Skandinavia yang menangkap fenomena gaya hidup dinamis masyarakat kota besar di Indonesia.
"Spirit carefree khas Copenhagen dalam koleksi ini terasa relatable dengan audiens di Indonesia yang dekat dengan gaya hidup santai, vibrant, dan expressive. Melalui warna playful, desain ringan, dan siluet yang easy to wear, Melissa x GANNI hadir sebagai interpretasi style yang effortless sekaligus relevan dengan personal style yang semakin ekspresif," jelas Sara Calista, Head Marcom 707 Company.Peleburan ini terasa organik karena kedua label saling melengkapi elemen karakter masing-masing. Keahlian pengerjaan inovatif bersanding sejajar dengan perspektif mode kontemporer yang condong pada kesan berani.
"Melissa x GANNI memperlihatkan perpaduan natural antara dua karakter brand yang kuat, Melissa yang playful dan expressive, serta GANNI dengan pendekatan fashion yang effortless dan modern. Hasilnya adalah koleksi yang bold, wearable, dan merepresentasikan individuality dari kedua brand," tambah Sara Calista.
Elevasi Siluet Klasik Musim Panas
Dari meja desain, lahir interpretasi baru terhadap dua siluet klasik musim panas, yaitu Melissa Thong Kitten Heel dan Melissa Flip Flop Slim. Melalui sentuhan modern, sandal jepit konvensional dielevasi menggunakan hak kitten heel yang ramping untuk menciptakan kesan feminin yang matang.
Di sisi lain, desain minimalis diberikan sentuhan taktil lewat detail ruffle strap yang manis namun tetap ekspresif. Permainan palet warna cerah seperti merah, kuning, dan biru elektrik sengaja dipadukan dengan motif leopard print ikonis untuk merefleksikan keseharian yang bebas dari aturan kaku.
Creative Director GANNI, Ditte Reffstrup, mengungkapkan bahwa inspirasi utama di balik coretan desain ini berakar dari atmosfer endless summer yang khas di kota asalnya.
"Kami ingin menciptakan sepatu yang fun, expressive, dan mudah digunakan sepanjang hari, mulai dari bersepeda mengelilingi kota hingga menikmati waktu di tepi air," ungkap Ditte Reffstrup.
Keseimbangan antara kepraktisan urban dan keberanian berekspresi inilah yang membuat proyek kolaboratif tersebut terasa relevan bagi penikmat mode lintas negara.