Meta Hapus Jutaan Akun Penyebab Followers Instagram Turun

Meta Hapus Jutaan Akun Penyebab Followers Instagram Turun

Sejumlah pengguna Instagram mengeluhkan jumlah pengikut atau followers yang mendadak berkurang drastis dalam waktu singkat. Penurunan jumlah pengikut ini tidak hanya menimpa akun biasa, melainkan juga melanda akun milik figur publik serta kreator konten besar di dunia.

Kondisi tersebut sempat memicu spekulasi di kalangan pengguna mengenai adanya gangguan sistem atau eror pada aplikasi. Namun, penurunan serentak ini dikonfirmasi berkaitan dengan kebijakan terbaru dari Meta selaku induk perusahaan Instagram.

Seperti dilansir dari Kiaton, Meta tengah melancarkan aksi pembersihan berskala besar terhadap akun-akun yang dinilai tidak autentik. Langkah ini diambil guna meningkatkan kualitas interaksi serta menjaga keaslian ekosistem di dalam platform tersebut.

Pembersihan massal yang dilakukan oleh Meta menyasar beberapa kategori akun tertentu. Akun-akun yang dianggap sebagai bot otomatis, akun spam, serta akun tidak aktif menjadi target utama penghapusan.

Selain itu, Meta juga menghapus akun palsu yang diperoleh dari hasil pembelian followers serta akun impersonasi yang meniru identitas orang lain. Penghapusan jutaan akun ini secara otomatis memotong daftar pengikut pada akun pengguna lain yang diikuti oleh akun-akun bermasalah tersebut.

Sistem kecerdasan buatan atau AI milik Meta kini juga dioperasikan secara lebih ketat untuk mengidentifikasi aktivitas tidak wajar. AI ini mampu mendeteksi penambahan pengikut yang tidak alami, rekayasa interaksi, hingga komentar dan suka palsu.

Meta bahkan memperketat sistem rekomendasi konten agar akun dengan interaksi palsu tidak masuk ke dalam fitur Explore maupun Reels. Di samping itu, akun yang sudah lama dinonaktifkan, dihapus, atau terkena sanksi penangguhan oleh pemiliknya juga ikut dibersihkan dari daftar.

Dampak Pembersihan Massal pada Awal Mei 2026

Fenomena penurunan jumlah pengikut secara masif ini dilaporkan mulai ramai dibahas pengguna sejak awal Mei 2026. Berdasarkan laporan media internasional, aksi pembersihan akun bot ini berdampak langsung pada sejumlah figur ternama dunia.

Beberapa nama besar yang ikut kehilangan jutaan pengikut dalam waktu satu hari antara lain Cristiano Ronaldo, Kylie Jenner, Ariana Grande, dan Selena Gomez. Tidak hanya akun personal, akun resmi milik Instagram sendiri dilaporkan turut kehilangan jutaan pengikut akibat operasi pembersihan ini.

Meskipun jumlah followers berkurang, tindakan tegas Meta ini diproyeksikan membawa dampak positif bagi kualitas interaksi. Akun yang bersih dari bot cenderung memiliki rasio keterikatan atau engagement yang lebih sehat karena audiens yang tersisa merupakan pengguna aktif dan nyata.

Perubahan ini sekaligus menggeser fokus para pengiklan dan pemilik merek dalam menilai sebuah akun. Brand kini cenderung lebih mengutamakan kualitas keterikatan yang asli dibandingkan sekadar melihat total jumlah pengikut yang tertera pada profil.

Mengenai peluang kembalinya jumlah pengikut, hilangnya followers akibat pembersihan akun bot dan spam ini bersifat permanen. Jumlah pengikut hanya akan pulih jika penurunan tersebut murni disebabkan oleh gangguan sistem atau bug sementara yang terjadi pada aplikasi.

Artikel terkait

Rekomendasi