Suporter Pumas UNAM membentangkan mosaik raksasa bertuliskan "Vamos Unam" di Stadion Olimpico Universitario pada Minggu, 17 Mei 2026 malam waktu setempat, guna membakar semangat tim yang sedang tertinggal agregat dalam laga semifinal leg kedua Clausura 2026 melawan Pachuca.
Aksi koreografi dari area Pebetero tersebut disertai dengan nyanyian lagu kebangsaan klub dan seruan Goya demi memicu momentum kebangkitan tim berjuluk Auriazul. Pumas diwajibkan meraih kemenangan dengan skor berapapun di kandang sendiri demi membalikkan keadaan dan menyusul Cruz Azul yang sudah lebih dulu mengamankan tiket di babak final.
Beban berat kini berada di pundak Efraín Juárez selaku juru taktik Pumas, mengingat pelatih berusia 38 tahun tersebut belum pernah sekalipun mencicipi kemenangan dalam enam pertandingan fase Liguilla yang telah dilakoninya. Laga penentu ini menjadi krusial bagi kelanjutan proyek olahraga yang dipimpin oleh pelatih kontroversial asal Meksiko tersebut.
Dilansir dari Excelsior, kubu tuan rumah menurunkan Keylor Navas, Ruben Duarte, Nathan Silva, Alvaro Angulo, Rodrigo Lopez, Uriel Antuna, Adalberto Carrasquilla, Jordan Carrillo, Pedro Vite, Juninho, dan Robert Morales sejak menit awal pertandingan.
Di sisi lain, Pachuca memulai pertandingan dengan mempercayakan lini pertahanan hingga penyerangan kepada Carlos Moreno, Sergio Barreto, Brian Garcia, Jorge Berlanga, Carlos Sanchez, Victor Guzman, Christian Rivera, Elias Montiel, Enner Valencia, Oussama Idrissi, dan Robert Nunes.
Pemenang dari laga ini akan melaju ke partai puncak Liga MX Clausura 2026 yang dijadwalkan berlangsung dalam dua leg pada Kamis, 21 Mei 2026 untuk leg pertama dan Minggu, 24 Mei 2026 untuk leg kedua. Otoritas liga baru akan mengumumkan rincian mengenai stadion, hari, dan jam pertandingan secara resmi pada Senin, 18 Mei 2026 mulai pukul 11.00 waktu setempat.