PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui anak usahanya, NeutraDC (PT Telkom Data Ekosistem), terus memperkuat infrastruktur digital nasional dan regional. Langkah ini direalisasikan melalui perusahaan patungan pusat data, NeutraDC Nxera Batam, yang dilansir dari Suara.
Gedung pertama pusat data di Batam (BTM-1) dijadwalkan siap beroperasi tahun 2026 ini dan telah berhasil memperoleh mitra untuk seluruh kapasitasnya. Tingginya permintaan pasar mendorong perusahaan mulai menyiapkan pembangunan gedung kedua, BTM-2, demi menambah kapasitas di kawasan SIJORI.
Gorilla Technology menjadi salah satu mitra strategis yang mengamankan kapasitas di BTM-1. Perusahaan global penyedia solusi AI, keamanan, dan analitik data ini berkantor pusat di London, Inggris, serta beroperasi di berbagai negara di Asia, Timur Tengah, Eropa, dan Amerika.
Melalui kerja sama yang disepakati, Gorilla Technology akan memanfaatkan kapasitas pusat data NeutraDC Nxera Batam untuk menyokong implementasi infrastruktur AI. Kolaborasi ini juga ditujukan bagi pengembangan layanan digital di kawasan Asia.
Kehadiran mitra global tersebut memperkuat posisi NeutraDC Nxera Batam sebagai destinasi infrastruktur digital regional. Fasilitas ini dirancang untuk menjawab kebutuhan kecerdasan buatan, komputasi awan, serta layanan digital tingkat regional.
Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, menyatakan bahwa pencapaian ini mencerminkan penguatan posisi TelkomGroup dalam transformasi menuju perusahaan infrastruktur digital. Langkah ini menjadi salah satu pilar utama dari strategi TLKM 30.
Menurut Seno Soemadji, tingginya kepercayaan mitra global menunjukkan bahwa Indonesia, khususnya Batam, semakin diperhitungkan dalam ekosistem digital regional yang berkembang.
"Keberhasilan ini merupakan validasi atas langkah transformasi Telkom untuk membangun portofolio bisnis yang lebih fokus, kompetitif, dan mampu menciptakan nilai jangka panjang. Seiring meningkatnya kebutuhan cloud, artificial intelligence, dan layanan digital di kawasan Asia Tenggara, kami melihat digital infrastructure akan menjadi salah satu fondasi utama pertumbuhan ekonomi digital masa depan. Kepercayaan yang diberikan partner internasional ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk memainkan peran yang lebih strategis dalam rantai nilai digital regional. Tingginya permintaan pasar terhadap BTM-1 juga menjadi sinyal positif bagi Telkom untuk melanjutkan pengembangan kapasitas berikutnya melalui BTM-2, sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem digital kawasan sekaligus mendukung visi TLKM 30 dalam menciptakan mesin pertumbuhan baru yang berkelanjutan," ujar Seno.
Seno Soemadji menambahkan bahwa Batam memiliki posisi penting sebagai gerbang konektivitas digital Indonesia. Wilayah ini menghubungkan pasar domestik dengan ekosistem digital regional.
Penguatan kapabilitas pusat data di Batam tidak hanya mendukung kebutuhan mitra saat ini. Langkah ini dinilai memperkuat kesiapan Indonesia dalam menangkap peluang pertumbuhan ekonomi digital regional.
"Melalui pengembangan digital infrastructure yang berkelas dunia, Telkom ingin memastikan Indonesia tidak hanya menjadi pasar digital, tetapi juga menjadi bagian penting dari pembangunan ekosistem digital regional. Langkah ini sejalan dengan visi TLKM 30 untuk membangun mesin pertumbuhan baru, memperkuat daya saing nasional, serta menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi Indonesia dan seluruh pemangku kepentingan," tambah Seno.
CEO NeutraDC Group, Andreuw Th.A.F, menyampaikan bahwa keberhasilan mengamankan Gorilla Technology menjadi momentum penting bagi perusahaan. Hal ini dinilai mempercepat pengembangan ekosistem pusat data berstandar global di Indonesia.
“Kami sangat antusias menyambut Gorilla Technology dan partner global lainnya di NeutraDC Nxera Batam. Tingginya minat pasar terhadap data center kami di Batam menjadi validasi atas kesiapan infrastruktur, kualitas layanan, dan strategi pengembangan yang kami bangun bersama partner strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital dan adopsi AI di kawasan,” kata Andreuw.
Pengembangan NeutraDC Nxera Batam juga diharapkan memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kehadiran pusat data diproyeksikan membuka lapangan pekerjaan baru dan mendorong pertumbuhan talenta digital lokal.
Selain itu, proyek ini ditujukan untuk meningkatkan aktivitas ekonomi kawasan. Langkah tersebut sekaligus memperkuat daya tarik Batam sebagai destinasi investasi teknologi dan digital.
CEO NeutraDC Nxera Batam, Indrama YM Purba, menambahkan bahwa Batam memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pusat data digital strategis di kawasan.
“Batam merupakan lokasi yang sangat potensial dengan dukungan konektivitas internasional yang kuat, kedekatan dengan pusat ekonomi regional, serta lingkungan investasi yang terus berkembang. Kami melihat tingginya kebutuhan kapasitas data center di kawasan SIJORI. Hal ini menjadi dasar bagi rencana pengembangan kapasitas berikutnya di Batam,” kata Indrama.
Pengembangan NeutraDC Nxera Batam sebesar 100 MW dilakukan dengan memerhatikan prinsip keberlanjutan dan efisiensi operasional. Langkah ini sejalan dengan komitmen TelkomGroup dalam menghadirkan infrastruktur digital yang ramah lingkungan.
Perusahaan terus mengedepankan penerapan teknologi efisien energi serta tata kelola operasional berstandar global. Hub digital di Batam diharapkan menjadi fondasi penting dalam mendukung percepatan transformasi digital nasional.