Keputusan kontroversial mewarnai kemenangan Manchester United saat menjamu Nottingham Forest pada laga kandang pamungkas musim ini, Minggu (17/5/2026) malam WIB. Gol kedua tim tuan rumah tetap disahkan meski diduga kuat telah terjadi pelanggaran handball terlebih dahulu.
Seperti dikutip dari Detik Sport, momen tersebut bermula ketika bola mengenai lengan Bryan Mbeumo sebelum tembakannya diblok. Bola liar itu kemudian berhasil diselesaikan dengan baik oleh Matheus Cunha untuk menjadi gol.
Para pemain Nottingham Forest langsung melayangkan protes keras karena bola dianggap menyentuh tangan Bryan Mbeumo secara jelas. Wasit dan Video Assistant Referee (VAR) sempat meninjau insiden tersebut, namun tetap pada keputusan untuk mengesahkan gol.
Keputusan pengadil lapangan ini memicu keheranan mendalam dari para mantan pemain Manchester United yang mengamati jalannya pertandingan.
"Menurut saya itu sangat mengejutkan dalam berbagai hal. Konyol. VAR sendiri sudah cukup jelas, mereka billing dengan handball semacam itu seharusnya gol dianulir," kata mantan bek MU Gary Neville di Sky Sports.
"Dia menyentuh bola dengan tangan dan kembali memainkannya. Saya tak percaya dengan apa yang saya lihat, jujur saja."
"VAR meninjaunya selama tiga menit dan wasit melihatnya lagi selama semenit. Mereka berpikir terlalu keras. Mereka justru mengacaukan diri sendiri," imbuhnya.
Mantan kapten Manchester United, Roy Keane, juga mengutarakan kebingungan serupa terkait regulasi yang berlaku saat ini. Menurutnya, pembaruan aturan justru menciptakan kerancuan mengenai niat pemain atau posisi alami tangan.
"Kita sudah bikin bingung diri kita sendiri. Para mantan pemain semuanya akan bilang itu handball dan tidak ada yang akan komplain," cetus Roy Keane.