Raksasa teknologi semikonduktor Nvidia berkolaborasi dengan produsen panel listrik pintar, Span, untuk merancang pusat data yang dapat dioperasikan di lingkungan rumah tinggal. Inovasi ini, seperti dikutip dari Teknologi, mengusung model XFRA yang bekerja dengan menempatkan unit khusus di properti pelanggan.
Perangkat yang disebut sebagai "XFRA Nodes" tersebut nantinya dikoordinasikan untuk melayani beban kerja pusat data secara kolektif melalui sambungan internet. Setiap unit node ini dibekali spesifikasi teknis yang mumpuni untuk mendukung proses komputasi skala besar.
CEO Span Arch Rao mengungkapkan bahwa setiap node dilengkapi dengan server Dell PowerEdge yang ditenagai 16 GPU Nvidia RTX Pro 6000 Blackwell. Perangkat tersebut juga didukung oleh 4 CPU AMD EPYC, RAM 3 TB, dan sakelar gigabit 24-port.
Unit ini terhubung ke bangunan melalui panel layanan pintar buatan Span yang mampu mendeteksi penggunaan energi penghuni secara real-time. Sistem cerdas ini mengelola operasional node sebagai beban daya yang selalu menyala tanpa mengganggu aktivitas kelistrikan rumah tangga.
Pemanfaatan ruang sisa atau headroom menjadi basis teknis utama proyek XFRA. Berdasarkan dokumen teknis proyek, rata-rata rumah tinggal saat ini hanya beroperasi pada level 40% dari kapasitas daya puncak mereka.
Kondisi tersebut menyisakan ruang daya yang cukup besar untuk dialokasikan pada unit komputasi XFRA. Teknologi ini memungkinkan rumah memanfaatkan hampir 100% kapasitas layanan listrik yang disediakan oleh perusahaan utilitas secara lebih efisien.
Sebagai gambaran, sebuah hunian dengan layanan 200-amp umumnya memiliki sisa daya sekitar 80 amp. Nilai ini setara dengan 19,2 kW pada tegangan 240 volt yang bisa digunakan sepenuhnya oleh sistem pusat data rumahan tersebut.
Guna menjaga stabilitas operasional, baterai cadangan akan dipasang bersamaan dengan node XFRA. Komponen ini berperan sebagai penyangga saat terjadi lonjakan permintaan listrik mendadak atau gangguan pada jaringan transmisi utama.
Rencana Uji Coba dan Ekspansi Global
Span telah menyelesaikan pengujian internal terhadap prototipe sistem ini dengan melibatkan sejumlah pelanggan berbayar. Langkah selanjutnya adalah pembuktian konsep yang dijadwalkan pada kuartal III/2026 dengan mengerahkan 100 node di rumah-rumah konstruksi baru.
CRO Span Ryan Harris menjelaskan bahwa program uji coba tersebut akan berlangsung di wilayah barat daya Amerika Serikat, kemungkinan besar di Nevada atau Arizona. Mulai tahun 2027, perusahaan menargetkan skala kapasitas tahunan melampaui 1 gigawatt (GW).
Inisiatif ini diproyeksikan memberikan keuntungan bagi penyedia layanan hyperscale karena menawarkan akses cepat ke daya komputasi. Solusi ini memangkas waktu tunggu pembangunan pusat data fisik konvensional yang sering terkendala izin interkoneksi hingga 7 tahun.
Bagi pemilik rumah, keikutsertaan dalam program XFRA menjanjikan keuntungan berupa instalasi panel pintar dan baterai secara gratis. Selain itu, mereka berpeluang mendapatkan kompensasi berupa diskon tarif listrik hingga akses internet tanpa biaya.
Harris menambahkan bahwa peningkatan utilisasi jaringan distribusi melalui beban komputasi ini pada akhirnya dapat menekan harga listrik per kWh bagi seluruh pelanggan. Hal ini dipandang sebagai siklus positif bagi ekosistem energi di masa depan.