Menutup aktivitas harian dengan doa dan dzikir sebelum tidur merupakan bagian dari sunnah yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Dilansir dari Cahaya, amalan tersebut diyakini mampu menghadirkan ketenangan jiwa, memberikan perlindungan dari berbagai gangguan, serta menjadi wujud tawakal seorang hamba kepada Allah SWT.
Bagi umat Muslim, rutinitas dzikir malam berfungsi sebagai penutup hari yang penuh keberkahan. Terdapat beberapa ayat Al-Qur’an dan kalimat thayyibah yang sangat dianjurkan untuk dibaca secara konsisten sebelum beristirahat.
Membaca surat dan ayat tertentu dalam Al-Qur’an setiap malam memiliki keutamaan sebagai perlindungan spiritual. Salah satu yang paling utama adalah membaca Ayat Kursi.
اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ mَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عilmِهٖٓ اِلَّا بِمَا syā'(a), wasi’a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ(a), wa lā ya’ūduhū ḥifẓuhumā, wa huwal-‘aliyyul-‘aẓīm(u)
“Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak dilanda oleh kantuk dan tidak (pula) oleh tidur. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun dari ilmu-Nya, kecuali apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya (ilmu dan kekuasaan-Nya) meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dialah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.”
Ayat ini dikenal luas sebagai pelindung dari gangguan setan hingga pagi hari bagi siapa saja yang membacanya sebelum tidur.
Dua Ayat Terakhir Surah Al-Baqarah
Selain Ayat Kursi, umat Muslim juga dianjurkan membaca dua ayat terakhir dari Surah Al-Baqarah, yakni ayat 285 dan 286.
āmanar-rasụlu bimā unzila ilaihi mir rabbihī wal-mu'minụn, kullun āmana billāhi wa malā'ikatihī wa kutubihī wa rusulih, lā nufarriqu baina aḥadim mir rusulih, wa qālụ sami'nā wa aṭa'nā gufrānaka rabbanā wa ilaikal-maṣīr
“Rasul (Muhammad) beriman kepada apa yang diturunkan kepadanya (Al-Qur'an) dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semua beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka berkata), “Kami tidak membeda-bedakan seorang pun dari rasul-rasul-Nya.” Dan mereka berkata, “Kami dengar dan kami taat. Ampunilah kami Ya Tuhan kami, dan kepada-Mu tempat (kami) kembali.”
Lalu dilanjutkan dengan ayat 286 yang berisi permohonan agar Allah tidak membebani hamba-Nya di luar batas kesanggupan. Membaca kedua ayat ini dinilai cukup sebagai penjaga di malam hari.
Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas
Amalan lainnya adalah membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas masing-masing sebanyak tiga kali. Ketiga surat ini dibaca sebagai bentuk permohonan perlindungan dari segala macam keburukan makhluk dan bisikan jahat.
Selain itu, Surah As-Sajdah dan Surah Al-Mulk juga termasuk dalam deretan amalan sunnah yang sangat baik dilakukan sebelum memejamkan mata.
Dzikir Kalimat Thayyibah
Dzikir yang ringan namun memiliki pahala besar adalah membaca kalimat thayyibah. Hal ini dilakukan untuk menenangkan batin dan semakin mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
Kalimat yang dibaca meliputi Subhanallah (Maha Suci Allah) sebanyak 33 kali, Alhamdulillah (Segala Puji Bagi Allah) sebanyak 33 kali, dan Allahu Akbar (Allah Maha Besar) sebanyak 33 kali.
Kumpulan Doa Sebelum Tidur
Selain membaca ayat-ayat Al-Qur'an, terdapat doa-doa khusus yang diajarkan Rasulullah SAW, mulai dari doa utama hingga doa penyerahan diri secara total.
Doa utama yang paling sering diamalkan adalah: بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَحْيَا وَبِاسْمِكَ أَمُوتُ (Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati).
Terdapat pula doa perlindungan dari siksa hari kiamat: اللَّهُمَّ قِنِي عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ (Ya Allah, lindungilah aku dari azab-Mu pada hari Engkau membangkitkan hamba-hamba-Mu).
Sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat harian, umat Muslim dapat membaca: الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَكَفَانَا وَآوَانَا (Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan, minum, kecukupan, dan tempat berteduh).
Dzikir malam ini menjadi kunci perlindungan spiritual yang membantu meningkatkan kualitas tidur. Dengan mengingat Allah sebelum terlelap, pikiran akan menjadi lebih bersih dari kecemasan dan hati pun terasa lebih tenang.