Kelancaran ibadah sunah tahunan menjelang perayaan Hari Raya Iduladha sangat didukung oleh kesiapan para petugas di masjid. Salah satu posisi yang sangat penting untuk memandu pelaksanaan salat id agar berjalan tertib dari awal hingga akhir adalah bilal atau muazin.
Jemaah dapat mengikuti setiap tahapan salat dan khotbah dengan lebih teratur melalui lantunan seruan-seruan khusus yang dikumandangkan. Panduan untuk tata cara penyeruan pada salat id memiliki karakteristik dan lafal tersendiri yang berbeda dengan salat fardu atau salat Jumat.
Bilal atau muazin pada salat Iduladha tidak dianjurkan untuk mengumandangkan lafal azan dan iqamah. Sebagai gantinya, petugas dianjurkan untuk menyeru kalimat tertentu dengan lantang.
Ketiadaan azan dan iqamah ini berlandaskan pada keterangan hukum di dalam Kitab Al-Muhadzdzab dan syarahnya Al-Majmuโ yang ditulis oleh Imam An-Nawawi:
ููุง ูุคุฐู ููุง ููุง ููุงู ูู ุง ุฑูู ุนู ุจู ุนุจุงุณ ุฑุถู ุงููู ุนููู ุง ูุงู " ุดูุฏุช ุงูุนูุฏ ู ุน ุฑุณูู ุงููู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ูู ุน ุฃุจู ุจูุฑ ูุนู ุฑ ูุนุซู ุงู ุฑุถู ุงููู ุนููู fูููู ุตูู sebelum ุงูุฎุทุจุฉ ุจุบูุฑ ุงุฐุงู ููุง ุงูุงู ุฉ " ูุงูุณูุฉ ุฃู ููุงุฏู ููุง ุงูุตูุงุฉ ุฌุงู ุนุฉ ูู ุง ุฑูู ุนู ุงูุฒูุฑู ุฃูู ูุงู ููุงุฏู ุจู
Artinya: โPada salat id tidak terdapat kumandang azan dan iqamah sebagaimana riwayat Ibnu Abbas RA โAku menyaksikan salat id bersama Rasulullah SAW, Abu Bakar, Umar, dan Ustman RA. Mereka semua melakukan salat sebelum khotbah tanpa azan dan iqamah.โ (Bilal) Dianjurkan untuk menyeru dengan โas-salata(u) jamiโahโ sebagaimana riwayat Az-Zuhri RA bahwa ia diseru dengan kalimat demikian.โ (HR. Bukhari, Muslim, dan Abu Dawud).
Urutan dan Tata Cara Bacaan Bilal Iduladha
Berikut adalah urutan bacaan bilal dimulai dari sebelum salat hingga berakhirnya khotbah Iduladha yang dikutip dari laman NU Online, sebagaimana dilansir dari Medcom:
1. Seruan Sebelum Salat Id Dimulai
Sebelum imam memulai salat, bilal mengumandangkan seruan ajakan sebanyak 3 kali:
ุงูุตููููุงุฉู ุฌูุงู ูุนูุฉ รูฃ ุตููููููุง ุณููููุฉู ููุนููุฏู ุงููุฃูุถูุญูู ุฑูููุนูุชููููู ุฌูุงู ูุนูุฉู ุฑูุญูู ูููู ู ุงูููู
Ash-salata jamiโah (3x) Shallu sunnatan li โIdil-Adha rakโataini jamiโah, rahimakumullah
Artinya: โSalat berjemaah (3x) Laksanakanlah salat sunah Iduladha dua rakaat berjemaah, semoga Allah merahmati kalian."
2. Pelaksanaan Salat Id
Imam menuju mihrab, lalu memimpin jalannya salat Iduladha sebanyak dua rakaat secara berjemaah.
3. Persiapan Khotbah
Setelah salat selesai, bilal berdiri mengambil tongkat dengan tangan kanan dan mikrofon di tangan kiri.
4. Seruan Bilal Menghadap jemaah
Sambil menghadap ke arah jemaah, bilal memulai seruan berikut untuk meminta jemaah mendengarkan khotbah:
ููุง ู ูุนูุงุดูุฑู ุงููู ูุณูููู ูููู ููุฒูู ูุฑูุฉู ุงููู ูุคูู ูููููู ุฑูุญูู ูููู ู ุงูููููู. ุงุนูููู ููุง ุฃูููู ููููู ูููู ู ููุฐูุง ููููู ู ุงููุนููุฏู ุงููุฃูููุจูุฑู ููุชูููุฑููุจููุง ุฅูููู ุงูููู ููู ุงููููุญูุฑู
Ya maโasyiral-muslimin wa zumratal-muโminin rahimakumullah. Iโlamu anna yaumakum hadza yaumul-โidi al-akbar, fataqarrabu ilallahi fin-nahr
Artinya: โWahai kaum Muslimin dan golongan orang-orang beriman, semoga Allah merahmati kalian. Ketahuilah bahwa hari ini adalah Hari Raya yang paling agung, maka dekatkanlah diri kalian kepada Allah dengan berkurban.โ
Kemudian dilanjutkan dengan mengingatkan jemaah agar tidak berbicara saat khatib berkhotbah:
ููุฅูุฐูุง ุตูุนูุฏู ุงููุฎูุทููุจู ุนูููู ุงููู ูููุจูุฑู, ุฃูููุตูุชููุง ููุงุณูู ูุนูููุง ููุฃูุทููุนูููุง ุฑูุญูู ูููู ู ุงูููู, ุฃูููุตูุชููุง ููุงุณูู ูุนูููุง ููุฃูุทููุนูููุง ุฑูุญูู ูููู ุงูููู, ุฃูููุตูุชููุง ููุงุณูู ูุนูููุง ููุฃูุทููุนูููุง ุฑูุญูู ูููู ุงููู
Wa idza shaโidal-khatibu โalal-minbar, ansitu wasmaโu wa atiโu rahimakumullah 3x
Artinya: โDan apabila khatib telah naik ke mimbar, diamlah, dengarkanlah, dan taatilah, semoga Allah merahmati kalian (diulang 3x).โ
5. Penyerahan Tongkat dan Doa untuk Khatib
Saat khatib melangkah naik menuju mimbar, Bilal memberikan tongkat kepadanya sembari melantunkan selawat serta doa berikut:
ุงููููููู ูู ุตูููู ุนูููู ุณููููุฏูููุง ู ูุญูู ููุฏ . ุงููููููู ูู ุตูููู ุนูููู ุณููููุฏูููุง ู ูุญูู ููุฏ . ุงููููููู ูู ุตูููู ููุณููููู ู ุนูููู ุณููููุฏูููุง ู ูุญูู ููุฏู ููุนูููู ุขูู ุณููููุฏูููุง ู ูุญูู ููุฏู
Allahumma salli โala Sayyidina Muhammad. Allahumma salli โala Sayyidina Muแธฅammad,Allahumma salli wa sallim โala Sayyidina Muhammad wa โala ali Sayyidina Muhammad
Artinya: โYa Allah, limpahkanlah selawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad. Ya Allah, limpahkanlah selawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad. Ya Allah, limpahkanlah selawat dan salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan kepada keluarga beliau.โ
ุงููููููู ูู ูููู ุงููุฅูุณูููุงู ู ู ููู ุงููู ูุณูููู ูููู ููุงููู ูุณูููู ูุงุชู ููุงููู ูุคูู ูููููู ููุงููู ูุคูู ูููุงุชู ููุงููุตูุฑูููู ู ุนูููู ู ูุนูุงุฆูุฏู ุงูุฏููููู ููุงุฑูุจูู ุงุฎูุชูู ู ููููุง ู ููููู ุจูุงููุฎูููุฑู ููููุง ุฎูููุฑู ุงููููุงุตูุฑูููู ุจูุฑูุญูู ูุชููู ููุง ุฃูุฑูุญูู ู ุงูุฑููุงุญูู ูููู
Allahumma qawwil-islama wal-muslimin wal-muslimat wal-muโminin wal-muโminat, wanshurhum โala muโadid-din. Yฤ Rabb ikhtim lana minka bil-khair, wa ya khairan-nasirin, bi-rahmatika ya Arhamar-Rahimin
Artinya: โYa Allah, kuatkanlah Islam dan kaum Muslimin, baik laki-laki maupun perempuan, dan orang-orang beriman laki-laki maupun perempuan. Tolonglah mereka atas musuh-musuh agama. Ya Tuhan kami, akhirilah hidup kami dengan kebaikan dari sisi-Mu. Wahai sebaik-baik penolong, dengan rahmat-Mu wahai Tuhan Yang Maha Penyayang dari segala penyayang.โ
6. Salam Khatib dan Respon Bilal
Khatib yang sudah berada di atas mimbar kemudian mengucapkan salam kepada seluruh jemaah. Setelah itu, Bilal menyambutnya dengan mengumandangkan takbir:
ุงูููู ุฃูููุจูุฑู ุงูููู ุฃูููุจูุฑู ุงูููู ุฃูููุจูุฑูุ ููุง ุฅูููฐูู ุฅููููุง ุงูููู ููุงูููู ุฃูููุจูุฑูุ ุงูููู ุฃูููุจูุฑู ูููููููฐูู ุงููุญูู ูุฏู
Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar. La ilaha illallahu wallahu akbar. Allahu akbar wa lillahil-hamd
Artinya: โAllah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada tuhan selain Allah dan Allah Maha Besar. Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah.โ
7. Khotbah Pertama dan Jeda Dua Khotbah
Khatib memulai penyampaian khotbah pertama. Ketika khatib selesai dan mengambil posisi duduk di antara dua khotbah, bilal kembali mengumandangkan selawat:
ุงููููููู ูู ุตูููู ููุณููููู ู ุนูููู ุณููููุฏูููุง ู ูุญูู ููุฏู ููุนูููู ุขูู ุณููููุฏูููุง ู ูุญูู ููุฏู
Artinya: โYa Allah, limpahkanlah selawat dan salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan kepada keluarga beliau.โ
Setelah selawat selesai dibacakan, khatib kembali berdiri untuk melanjutkan khotbah yang kedua hingga selesai.
Keutamaan dan Makna Hari Raya Iduladha
Berdasarkan informasi dari laman ui.ac.id, perayaan Iduladha bukan sekadar ritual tahunan, melainkan sebuah momen yang sarat akan makna mendalam bagi umat Islam.
Meneladani Keikhlasan Nabi Ibrahim AS
Iduladha menjadi pengingat abadi bagi umat muslim untuk mengenang dan mencontoh ketulusan Nabi Ibrahim AS serta putranya, Nabi Ismail AS. Kepatuhan tanpa keraguan saat menjalankan perintah Allah SWT menjadi simbol puncak keimanan yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Menjalankan Sunah Rasulullah SAW
Penyembelihan hewan kurban (udhiyyah) merupakan wujud ketaatan yang dicontohkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW. Dengan berkurban, umat muslim berkesempatan untuk mengikuti jejak Rasulullah yang dahulu bahkan menyembelih sendiri hewan kurbannya sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT.
Sarana Berbagi dan Mengurangi Kesenjangan Sosial
Ibadah kurban mendorong umat Islam untuk melakukan tindakan nyata dalam meningkatkan kesejahteraan bersama. Momen ini menjadi waktu terbaik untuk berbagi kegembiraan melalui penyaluran daging kurban kepada masyarakat yang kurang mampu, sehingga dapat menekan angka kesenjangan sosial.
Waktu Tepat Memaknai Hakikat Nilai-Nilai Keislaman
Sebagai hari raya yang disebut Idul Kubra (hari raya besar) di tradisi Arab, Iduladha bertepatan dengan pelaksanaan ibadah haji di Makkah. Di sinilah umat Islam di seluruh dunia, baik yang berangkat haji maupun yang merayakannya di tanah air, diajak untuk bersama-sama mempertahankan prinsip ketaatan tertinggi kepada Allah SWT.