Panduan Puasa Arafah Jelang Idul Adha 2026 Beserta Niat dan Keutamaannya

Panduan Puasa Arafah Jelang Idul Adha 2026 Beserta Niat dan Keutamaannya

Umat Islam bersiap menyambut puasa Arafah sebagai salah satu amalan utama menjelang peringatan Hari Raya Idul Adha. Ibadah sunnah ini memiliki kedudukan istimewa dalam kalender Hijriah.

Puasa Arafah dilaksanakan tepat satu hari sebelum Idul Adha, khususnya bagi kaum muslimin yang tidak sedang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Mekkah. Amalan ini diyakini membawa pahala besar bagi yang mengerjakannya.

Dilansir dari Cahaya, ibadah ini merujuk pada puasa sunnah yang dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjah. Waktunya berbarengan dengan momen jemaah haji yang sedang melaksanakan wukuf di Padang Arafah, Arab Saudi.

Bagi muslim di negara lain, jadwal pelaksanaannya mengikuti ketetapan 9 Dzulhijjah dari pemerintah atau otoritas ulama setempat. Tata caranya serupa dengan puasa sunnah lain, yakni menahan diri dari fajar hingga maghrib.

Umat Islam dapat melafalkan niat sebelum memulai ibadah ini. Berikut adalah teks niat puasa Arafah:

ู†ูŽูˆูŽูŠู’ุชู ุตูŽูˆู’ู…ูŽ ุนูŽุฑูŽููŽุฉูŽ ุณูู†ู‘ูŽุฉู‹ ู„ูู„ู‘ูฐู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰

Artinya: "Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah taโ€™ala."

Mengenai aspek hukumnya, Dr KH Syamsul Bahri Abd Hamid Lc MA selaku Sekretaris Komisi Fatwa MUI Sulsel memberikan penjelasan. Mayoritas ulama menyepakati bahwa hukumnya adalah sunnah bagi mereka yang tidak berhaji.

Namun, status hukum tersebut berubah menjadi makruh jika dilakukan oleh orang yang sedang melaksanakan rangkaian ibadah haji. Hal ini selaras dengan riwayat mengenai kebiasaan Rasulullah SAW.

"Bahkan Rasulullah saw juga tidak melakukan puasa ketika Hari Arafah, hal ini berdasarkan suatu riwayat dimana nabi mengkonsumsi semangkok susu yang dikirimkan kepada beliau sementara beliau berdiri di tempat wukuf. Kemudian beliau meminumnya sementara orang-orang melihatnya."

Keutamaan Menghapus Dosa Dua Tahun

Salah satu alasan utama puasa ini sangat dianjurkan adalah janji pengampunan dosa. Hal ini ditegaskan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Qatadah.

Rasulullah SAW bersabda:

"Puasa pada hari Arafah dapat menghapuskan dosa selama dua tahun, satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang." (HR Muslim).

Penegasan serupa juga tertuang dalam riwayat lain yang menyebutkan pengampunan dosa setahun sebelum dan sesudahnya. Imam An-Nawawi dalam Syarah Muslim menjelaskan bahwa kategori dosa yang dihapus adalah dosa-dosa kecil.

Selain puasa Arafah, umat Islam juga disarankan menunaikan puasa Tarwiyah pada 8 Dzulhijjah. Gabungan kedua puasa ini memberikan keberkahan yang berlipat bagi umat yang bertakwa.

Artinya: "Puasa hari Tarwiyah dapat menghapus dosa setahun. Puasa hari Arafah dapat menghapus dosa dua tahun." (HR Abus Syekh Al-Ishfahani dan Ibnu an-Najar).

Prediksi Jadwal Puasa Arafah 2026

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia dari Kementerian Agama (Kemenag), Puasa Arafah 2026 atau 9 Dzulhijjah 1447 H diprediksi jatuh pada Selasa, 26 Mei 2026.

Keputusan resmi tetap akan mengacu pada hasil sidang isbat penetapan awal bulan Dzulhijjah. Pemerintah menjadwalkan pelaksanaan sidang isbat tersebut pada Minggu, 17 Mei 2026.

Mengingat besarnya keutamaan yang ditawarkan, umat Islam diharapkan dapat mempersiapkan diri agar tidak melewatkan momentum ibadah tahunan ini.

Artikel terkait

Rekomendasi