Umat Muslim menunaikan ibadah salat sunnah Idul Adha sebanyak dua rakaat secara berjamaah pada pagi hari tanggal 10 Dzulhijjah. Pelaksanaan ibadah ini memiliki tata cara khusus dengan adanya tambahan takbir di setiap rakaatnya.
Hukum menunaikan salat Idul Adha adalah sunnah muakkadah yang berarti sangat dianjurkan bagi laki-laki maupun perempuan, seperti dilansir dari Suara. Ibadah tahunan ini umumnya dilangsungkan secara berjamaah di masjid atau lapangan terbuka, namun tetap sah jika dikerjakan sendirian.
Keabsahan ibadah memerlukan pemahaman terkait perbedaan lafal niat yang disesuaikan dengan posisi dalam salat. Berikut adalah bacaan niat untuk imam, makmum, maupun saat menunaikannya sendirian.
Niat sebagai Imam:
ุงูุตููููู ุณููููุฉู Lูุนูููุฏู ุงููุงูุถูุญูู ุฑูููุนูุชููููู ุงูู ูุงู ูุง ููููู ุชูุนูุงููู
"Ushalli sunnatal li โidil adha rakโataini imaman lillahi taโala."
Artinya: "Aku berniat salat sunnah Idul Adha dua rakaat menjadi imam karena Allah Taโala."
Niat sebagai Makmum:
ุงูุตููููู ุณููููุฉู Lูุนูููุฏู ุงููุงูุถูุญูู ุฑูููุนูุชููููู ู ูุฃูู ูููู ูุง ููููู ุชูุนูุงููู
"Ushalli sunnatal li โidil adha rakโataini maโmuman lillahi taโala."
Artinya: "Aku berniat salat sunnah Idul Adha dua rakaat menjadi makmum karena Allah Taโala."
Niat salat Idul Adha sendiri:
ุงูุตููููู ุณููููุฉู ุนูููุฏู ุงููุงูุถูุญูู ุฑูููุนูุชููููู ู ูุณูุชูููุจููู ุงููููุจูููุฉู ูููู ุชูุนูุงููู
"Usholli sunnatan โiidil adhaa rokโataini mustaqbilal qiblati lillaahi taโaalaa"
Artinya: โAku berniat sholat sunnah Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat karena Allah taโala.โ
Gerakan dan bacaan pada ibadah ini pada dasarnya sama dengan salat pada umumnya. Perbedaan utama terletak pada adanya tambahan takbir di luar takbiratul ihram dan takbir intiqal.
Rakaat Pertama
Jemaah memulai dengan takbiratul ihram yang dibersamai dengan pelafalan niat di dalam hati, kemudian membaca doa iftitah. Setelah itu, dilakukan takbir tambahan sebanyak 7 kali.
Di sela-sela setiap takbir tambahan tersebut, jemaah disunnahkan untuk melafalkan bacaan tasbih berikut:
โSubhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar.โ
Setelah takbir ketujuh, jemaah membaca surah Al-Fatihah dan dilanjutkan dengan surat pendek dari Al-Qur'an, di mana surah Al-A'la lebih dianjurkan. Gerakan selanjutnya seperti rukuk, iktidal, dan dua kali sujud dilakukan seperti biasa sebelum bangkit menuju rakaat berikutnya.
Rakaat Kedua
Jemaah berdiri dari posisi sujud sembari melafalkan takbir intiqal. Pada rakaat kedua ini, terdapat takbir tambahan sebanyak 5 kali dengan bacaan tasbih yang sama di setiap sela-sela takbir.
Prosesi dilanjutkan dengan membaca surah Al-Fatihah dan surat pendek Al-Qur'an, dengan anjuran membaca surah Al-Ghasyiyah. Salat diakhiri dengan gerakan rukuk, iktidal, sujud dua kali, tahiyat akhir, dan salam.
Jemaah sangat disarankan untuk tetap berada di tempat setelah salam demi mendengarkan khutbah Idul Adha dari khatib. Aktivitas mendengarkan khutbah ini berstatus sunnah yang dapat menyempurnakan pahala ibadah.
Rangkaian Amalan Sunnah Hari Raya
Terdapat sejumlah amalan yang diajarkan oleh Rasulullah SAW sebelum dan sesudah pelaksanaan salat untuk menambah keberkahan hari raya. Jemaah dianjurkan mandi membersihkan diri serta menggunakan wangi-wangian sebelum menuju tempat salat.
Pakaian terbaik yang dimiliki dianjurkan untuk dikenakan, dengan prioritas warna putih bagi kaum laki-laki. Berbeda dengan perayaan Idul Fitri, umat Muslim disunnahkan untuk menahan diri tidak makan terlebih dahulu sebelum salat Idul Adha selesai ditunaikan.
Perjalanan menuju tempat ibadah sebaiknya dilakukan dengan berjalan kaki sembari mengumandangkan takbir secara terus-menerus. Jemaah juga disarankan mengambil rute berangkat dan pulang yang berbeda sebagai bentuk syiar Islam.