Pelatih Colo Colo Fernando Ortiz meluapkan emosi kegembiraannya dari pinggir lapangan saat timnya sukses menggilas Nublense di Stadion Monumental pada Minggu, 17 Mei 2026 waktu setempat.
Aksi emosional sang juru taktik yang dilaporkan oleh ADN.CL tersebut menjadi sorotan setelah dirinya sempat menghadapi tekanan besar akibat kritik tajam dari para suporter sepanjang pekan lalu.
Sebelum pesta gol dimulai, Ortiz terlihat sangat frustrasi di bangku cadangan setelah skuat asuhannya menyia-nyiakan tiga peluang emas pada menit-menit awal pertandingan akibat kegemilangan kiper lawan.
Namun situasi ketegangan tersebut langsung berubah drastis setelah gol pembuka berhasil tercipta untuk keunggulan tim tuan rumah.
"Tano"
Ketegangan sang pelatih mereda setelah gol tersebut, di mana ia langsung meledak dalam perayaan dengan mengangkat kedua tangan dan berteriak keras di pinggir lapangan.
Luapan kegembiraan tersebut sekaligus menjadi pelepasan beban pribadi bagi Ortiz setelah kekalahan mengecewakan dari Coquimbo Unido yang membuat timnya kehilangan posisi puncak klasemen Copa de la Liga.
Selain Ortiz, perhatian penonton di stadion juga tertuju pada performa bek kanan Jeyson Rojas yang terus menerus menerima instruksi taktis dari tim pelatih sepanjang babak pertama.
"Estás escondido, hueón!" teriak salah satu suporter dari tribun sektor Oceano karena merasa tidak puas dengan minimnya kontribusi sang pemain dalam skema penyerangan tim.
Rojas kemudian merespons kritik tersebut dengan meningkatkan intensitas permainan dan menaikkan level performanya secara signifikan pada paruh kedua pertandingan.
Momen emosional Ortiz kembali terlihat saat bek Uruguay Joaquin Sosa mencetak gol kedua Colo Colo dan langsung mengarahkan pandangan serta menunjuk ke arah sang pelatih dari lapangan.
Ortiz membalas penghormatan tersebut dengan mengepalkan kedua tinju dan merayakan gol bersama sang pemain bertahan dengan sangat intens.
Mantan pelatih Alianza Lima tersebut bahkan ikut berlari meninggalkan area teknisnya menuju sudut lapangan demi memeluk Javier Correa yang mencetak gol ketiga bagi tim.
Gelandang veteran Arturo Vidal juga mengalami drama emosional setelah mencetak gol bunuh diri yang memperkecil keunggulan menjadi 3-2 sebelum menebusnya lewat tendangan jarak jauh beberapa menit kemudian.
Pertandingan ditutup dengan momen pergantian pemain yang emosional saat Correa dan Vidal keluar lapangan demi mendapatkan tepuk tangan meriah dari seluruh suporter di Stadion Monumental.