Pendiri brand fashion ternama asal Malaysia, Christy Ng, baru-baru ini membagikan momen mengejutkan saat mendatangi toko yang menjual produk tiruan miliknya di China. Video penggerebekan tersebut menjadi viral setelah diunggah melalui akun TikTok pribadinya.
Dilansir dari Wolipop, brand Christy Ng yang dikenal dengan desain stylish dan harga terjangkau tersebut kini menjadi sasaran pemalsuan seiring dengan popularitasnya yang meningkat. Dalam kunjungannya, Christy menemukan berbagai tas dan dompet dengan desain yang sangat identik dengan produk aslinya.
Melalui video yang telah ditonton lebih dari 2,3 juta kali tersebut, Christy Ng sempat berkelakar bahwa brand miliknya sudah berhasil menembus pasar internasional sehingga banyak dipalsukan. Namun, ia juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap fenomena ini.
Ia mengaku sedih karena banyak pelanggan yang tertipu membeli barang palsu tersebut. Para pembeli ini bahkan sering mendatangi toko resmi Christy Ng di Malaysia untuk meminta penukaran barang yang rusak, padahal barang tersebut bukan produk asli.
Momen mengejutkan terjadi saat Christy berbincang dengan penjaga toko di pusat perbelanjaan barang tiruan tersebut. Sang penjaga toko mengungkapkan bahwa mayoritas pembeli tas palsu itu berasal dari Malaysia dan Indonesia.
Lebih lanjut, penjaga toko yang tidak menyadari sedang berbicara dengan pemilik brand asli tersebut mengeklaim bahwa pabrik mereka sendiri yang memproduksi barang-barang KW itu. Hal ini menunjukkan skala produksi barang tiruan yang cukup masif di wilayah tersebut.
Christy kemudian memberikan edukasi kepada para pengikutnya untuk tetap memilih produk orisinal. Menurutnya, selisih harga antara produk asli dan tiruan sebenarnya tidak terpaut terlalu jauh, namun kualitas dan keaslian jauh lebih berharga.
Kontroversi dan Latar Belakang Brand
Unggahan tersebut memicu reaksi beragam dari netizen. Sebagian besar mengecam praktik pemalsuan, namun ada pula yang mengungkit kontroversi lama terkait tuduhan kemiripan desain Christy Ng dengan brand mewah internasional seperti Goyard.
Sosok Christy Ng sendiri memulai perjalanan bisnisnya dengan cara yang inspiratif. Ia membangun imperium fashion miliknya hanya dari ruang tamu rumah dengan modal awal yang terbatas.
"Saya memulai bisnis ini benar-benar dari ruang tamu rumah. Waktu itu hanya ada saya, laptop, dan tabungan RM10 ribu," kenangnya seperti dikutip dari theexchangeasia.
Meskipun awalnya tidak memiliki latar belakang di bidang manufaktur, ia nekat meninggalkan pekerjaan kantor demi minatnya pada alas kaki. Baginya, sepatu memiliki kekuatan untuk mengubah kepercayaan diri seorang wanita.
Kini, brand tersebut telah berkembang pesat dan merambah pasar internasional. Produk Christy Ng tidak lagi hanya terbatas pada sepatu, tetapi juga mencakup tas dan aksesori, termasuk kehadiran butik resminya di beberapa pusat perbelanjaan di Jakarta.