Pendiri Pi Network Paparkan Integrasi Web3 dan AI di Consensus 2026

Pendiri Pi Network Paparkan Integrasi Web3 dan AI di Consensus 2026

Pendiri Pi Network, Dr. Chengdiao Fan dan Dr. Nicolas Kokkalis, dijadwalkan menjadi pembicara dalam ajang Consensus 2026 di Miami pada Rabu dan Kamis, 6-7 Mei 2026. Kehadiran mereka di hadapan lebih dari 20.000 peserta bertujuan memaparkan pendekatan strategis jaringan dalam menghadapi tantangan verifikasi identitas dan model bisnis di era kecerdasan buatan (AI).

Partisipasi kedua tokoh ini terbagi dalam dua sesi berbeda di panggung utama Convergence Stage. Dr. Chengdiao Fan mengisi sesi pada Rabu pukul 11.15-11.35 EDT, sementara Dr. Nicolas Kokkalis akan bergabung dalam panel diskusi pada Kamis pukul 10.15-10.45 EDT.

Dalam sesi bertajuk "Aligning Web3, AI, and Blockchain for Utility", Dr. Fan akan menguraikan bagaimana infrastruktur blockchain dan jaringan global Pi mendukung produk berbasis utilitas. Fokus utamanya terletak pada persaingan akuisisi pengguna dan partisipasi manusia yang terpercaya di tengah maraknya produk hasil pengembangan AI.

"Aligning Web3, AI, and Blockchain for Utility" ujar Chengdiao Fan, Pendiri Pi.

Pemaparan tersebut memberikan sudut pandang baru yang memposisikan token kripto sebagai alat untuk pertumbuhan berkelanjutan dan adopsi dunia nyata, bukan sekadar instrumen keluar (exit). Sementara itu, Dr. Kokkalis akan membahas kerentanan model kepercayaan internet akibat kemampuan AI dalam menciptakan profil bot yang menyerupai pengguna asli.

"How to Prove You're Human in an AI World (Without Doxing Yourself)" kata Nicolas Kokkalis, Pendiri Pi.

Diskusi panel ini menyoroti pentingnya identitas dalam integrasi ekonomi dunia nyata, di mana Pi Network telah membangun solusi KYC (Know Your Customer) skala global. Sistem verifikasi tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan esensial jaringan blockchain, pasar digital, serta aplikasi di masa depan. Berdasarkan data internal, infrastruktur manusia Pi telah menyelesaikan 526 juta tugas melalui tenaga kerja terdistribusi sebanyak 1 juta orang.

Artikel terkait

Rekomendasi