Identifikasi mengenai spesies dinosaurus raksasa berleher panjang baru berhasil dilakukan oleh para peneliti di Thailand. Dinosaurus tersebut dikategorikan sebagai salah satu spesies terbesar yang pernah ditemukan di kawasan Asia Tenggara, seperti dikutip dari Detik iNET.
Tim peneliti gabungan dari Thailand dan Inggris mengidentifikasi spesies ini melalui fosil yang ditemukan di area sekitar kolam di timur laut Thailand. Penemuan tumpukan tulang tersebut sebenarnya telah berlangsung sekitar satu dekade yang lalu.
Fosil yang berhasil ditemukan mencakup beberapa bagian penting, seperti tulang punggung, tulang rusuk, bagian panggul, serta dua tulang kaki. Salah satu dari tulang kaki yang ditemukan tersebut memiliki ukuran mencapai 1,78 meter.
Berdasarkan hasil estimasi dari tim peneliti, makhluk purba ini mempunyai bobot mencapai 27 ton. Berat tersebut diperkirakan setara dengan ukuran sembilan ekor gajah Asia dewasa. Sementara untuk panjang tubuhnya mencapai 27 meter, atau hampir menyamai panjang seekor paus biru.
"Dinosaurus kita ini cukup besar dibandingkan standar kebanyakan orang - beratnya kemungkinan sekitar 10 ton lebih berat daripada Dippy si Diplodocus (Diplodocus carnegii)," kata penulis utama Thitiwoot (Perth) Sethapanichsakul, seorang mahasiswa doktoral di University College London, seperti dikutip dari BBC Wildlife, Sabtu (16/5/2026).
"Namun, ukurannya masih jauh lebih kecil dibandingkan sauropoda seperti Patagotitan (60 ton) atau Ruyangosaurus (50 ton)," sambungnya.
Spesies ini kemudian diberikan nama ilmiah Nagatitan chaiyaphumensis. Kata 'naga' diambil dari makhluk mitologi menyerupai ular dalam cerita rakyat Asia Tenggara, sedangkan 'titan' merujuk pada sosok dewa dalam mitologi Yunani. Sementara itu, kata 'chaiyaphumensis' memiliki arti berasal dari Chaiyaphum, yang merupakan provinsi tempat ditemukannya fosil tersebut.
Makhluk purba ini diperkirakan pernah hidup pada masa sekitar 100-120 juta tahun yang lalu. Waktu tersebut menandakan bahwa mereka hidup sekitar 40 milan tahun lebih awal daripada Tyrannosaurus rex, dengan ukuran tubuh dua kali lipat lebih besar dari sang predator.
Meskipun demikian, Nagatitan chaiyaphumensis tercatat sebagai salah satu dinosaurus berumur paling muda yang pernah ditemukan di wilayah Thailand. Spesies tertua yang pernah ditemukan di sana merupakan kelompok sauropoda dari Chaiyaphum yang bernama Isanosaurus attavipachi, yang hidup pada era Jurassic awal atau sekitar 70 juta tahun sebelumnya.
Secara klasifikasi, Nagatitan chaiyaphumensis masuk ke dalam famili dinosaurus yang disebut sauropoda. Kelompok ini merupakan jenis dinosaurus pemakan tumbuhan yang memiliki leher panjang, yang juga mencakup spesies seperti Diplodocus, Brontosaurus, serta Argentinosaurus.
Kelompok sauropoda ini diakui sebagai jenis dinosaurus terbesar yang pernah hidup di bumi. Bahkan, Argentinosaurus yang memiliki berat mencapai 90 ton tidak hanya memegang rekor sebagai dinosaurus terbesar, melainkan juga hewan darat terbesar yang pernah ada di dunia.