Banyak orang kerap merasa bingung saat memilih antara lip mask dan lip scrub ketika membeli produk perawatan bibir. Dilansir dari Suara, kedua produk yang dirancang untuk mengatasi bibir kering dan kusam ini sebenarnya memiliki fungsi, kandungan, serta cara kerja yang sangat berbeda.
Lip scrub bertindak sebagai eksfoliator yang berfungsi mengangkat sel kulit mati pada bibir. Produk ini bekerja secara aktif untuk mengatasi tekstur bibir yang kasar maupun pecah-pecah melalui butiran abrasif halus seperti gula organik yang dipadukan dengan minyak alami.Sebaliknya, lip mask berfungsi sebagai hidrator intensif yang bekerja mengunci kelembapan bibir. Produk perawatan ini juga menutrisi sekaligus memperbaiki skin barrier bibir yang rusak dengan kandungan agen pelembap berat dan anti-aging seperti collagen, hyaluronic acid, shea butter, hingga ekstrak buah beri.
Aturan pemakaian kedua produk ini juga sangat kontras dari segi frekuensi. Lip scrub hanya boleh diaplikasikan 1 hingga 2 kali seminggu pada kondisi bibir yang basah, serta wajib dibilas sampai bersih demi mencegah terjadinya iritasi kulit.
Sementara itu, lip mask dapat digunakan setiap hari tanpa perlu dibilas sebagai perawatan semalaman atau sleeping mask. Penggunaan rutin produk ini akan memberikan efek bibir yang terasa plumpy dan segar pada keesokan harinya.
Kombinasi penggunaan kedua produk ini secara berurutan dapat menghasilkan tekstur bibir yang halus dengan kelembapan yang senantiasa terjaga. Anda dapat memakai lip scrub terlebih dahulu untuk menghaluskan tekstur kulit, kemudian mengunci kelembapannya dengan mengaplikasikan lip mask.
Perpaduan yang tepat antara eksfoliasi dan hidrasi ini akan membuat tampilan kosmetik seperti lipstik atau cushion bibir dapat menempel dengan sempurna serta bebas dari tampilan pecah-pecah.