Persib Bandung Bidik Satu Poin Kontra Persijap Jepara demi Segel Gelar Juara

Persib Bandung Bidik Satu Poin Kontra Persijap Jepara demi Segel Gelar Juara

Persib Bandung kini berada di ambang tangga juara kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim ini. Skuat berjuluk Pangeran Biru tersebut hanya memerlukan tambahan satu poin untuk mengunci trofi prestisius di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.

Seperti dikutip dari Suara, tim asuhan Bojan Hodak ini dijadwalkan menjamu Persijap Jepara pada laga krusial tersebut. Meski diunggulkan di atas kertas, kewaspadaan tinggi tetap ditekankan di internal tim untuk menghindari euforia yang terlalu dini.

Ketangguhan mental para pemain Persib Bandung diprediksi akan diuji secara maksimal. Pertandingan penentu ini diperkirakan berjalan sangat ketat mengingat status lawan yang memiliki catatan tersendiri.

"Saya tahu semua Bobotoh sekarang ingin menjadi juara, tapi kami harus fokus pada pertandingan. Kami harus melewati pertandingan ini. Kami harus konsentrasi sekarang untuk memenangkan pertandingan," kata Julio Cesar.

Peringatan dari bek asing asal Brasil tersebut didasari oleh rekam jejak pertemuan sebelumnya. Persijap Jepara merupakan salah satu tim yang mampu memberikan kekalahan bagi Maung Bandung pada putaran pertama.

Kekalahan dengan skor 1-2 di Jepara pada Agustus tahun lalu kini menjadi perhatian serius lini belakang Persib. Momentum laga pamungkas di kandang sendiri menjadi kesempatan untuk membalas hasil negatif tersebut.

"Sekarang ini adalah pertandingan terakhir. Kami kalah di sana (Jepara) dan kami harus menang di rumah kita sendiri," kata Julio.

Motivasi skuat Persib Bandung saat ini dilaporkan sangat tinggi menjelang laga di Stadion GBLA. Kehadiran puluhan ribu pendukung setia, Bobotoh, diharapkan menjadi suntikan energi tambahan bagi tim sepanjang laga.

Suasana ruang ganti Persib juga diselimuti emosi yang kuat setelah melewati serangkaian laga berat. Julio Cesar bahkan masih mengingat momen emosional saat mencetak gol kemenangan pada laga krusial sebelumnya melawan PSM Makassar.

"Perasaannya luar biasa di menit-menit terakhir, ketika saya mencetak gol bersama rekan-rekan. Ini momen yang bagus bagi kami. Semuanya tentu menangis saat menit terakhir. Saya tentu saja akan mengingat momen ini sepanjang hidup saya," kata bek berusia 31 tahun itu.

Selain ambisi meraih trofi, seluruh pemain Persib memiliki motivasi tambahan yang didedikasikan untuk sang pelatih kepala. Solidaritas ini mencuat menjelang pertandingan pamungkas akhir pekan nanti.

"Sebelum memasuki pertandingan, Marc memberikan kata-kata yang hebat. Semua orang seperti terbakar (bersemangat). Kami berbicara tentang Bojan juga yang tidak bersama kami. Kami bermain untuk dia. Semua orang memasuki pertandingan untuk memberikan seratus persen (penampilan)," ungkap dia.

Laga melawan Persijap Jepara ini menjadi peluang bagi klub kebanggaan Jawa Barat untuk menorehkan tinta emas. Jika berhasil mengamankan poin yang dibutuhkan, Persib Bandung akan mencetak sejarah baru dengan meraih gelar juara tiga kali secara beruntun.

Artikel terkait