Presiden China Xi Jinping menerima kunjungan sejumlah pimpinan perusahaan teknologi asal Amerika Serikat di Beijing pada Kamis, 15 Mei 2026. Pertemuan ini berlangsung di sela kunjungan kenegaraan Presiden AS Donald Trump, yang memperkenalkan 17 pemimpin korporasi besar kepada Xi guna membahas peluang kerja sama ekonomi.
Dilansir dari Tekno, para eksekutif papan atas yang hadir mencakup CEO Tesla Elon Musk, CEO Apple Tim Cook, dan CEO Nvidia Jensen Huang. Kehadiran para tokoh ini menjadi krusial mengingat signifikansi pasar Tiongkok bagi operasional global perusahaan mereka di tengah pembatasan ekspor teknologi yang sedang berlangsung.
CEO Nvidia Jensen Huang memberikan apresiasi positif terhadap jalannya diskusi diplomatik tersebut. Ia mengamati interaksi antara kedua kepala negara yang dinilainya menunjukkan perkembangan yang konstruktif bagi hubungan bilateral.
"Pertemuannya berjalan baik," kata Huang dari Great Hall of the People, Beijing.
Selain menilai suasana pertemuan, Huang juga melontarkan pujian kepada kedua pemimpin negara tersebut atas kepemimpinan mereka dalam agenda ini.
Huang juga menyebut Xi dan Trump sebagai sosok yang "luar biasa".
Di sisi lain, Elon Musk memilih memberikan pernyataan yang lebih singkat kepada para awak media setelah sesi pertemuan usai. Bos Tesla dan SpaceX itu menyiratkan adanya optimisme terhadap kondisi yang sedang berkembang saat ini.
"Banyak hal baik" sedang terjadi, kata Musk.
Berbeda dengan rekan-rekannya, CEO Apple Tim Cook bersikap lebih tertutup dan tidak memberikan pernyataan verbal mendalam. Ia hanya merespons jurnalis dengan simbol perdamaian dan jempol sebagai bentuk pernyataan visual.
Dalam pidatonya, Presiden Xi Jinping menekankan komitmen Tiongkok untuk memperkuat kemitraan dengan sektor swasta Amerika Serikat. Menurut laporan kantor berita Xinhua, Xi menyatakan bahwa pasar domestik China tetap terbuka luas bagi ekspansi bisnis perusahaan asing.
"China menyambut kerja sama yang lebih kuat dan saling menguntungkan dengan Amerika Serikat, dan percaya bahwa perusahaan AS akan memiliki prospek yang lebih luas di China," ujar Xi, menurut kantor berita pemerintah Xinhua.
Presiden Donald Trump membalas pernyataan tersebut dengan memperkenalkan delegasi yang dibawanya sebagai representasi kekuatan ekonomi Amerika Serikat. Ia menegaskan bahwa kehadiran para eksekutif ini merupakan bentuk penghormatan formal kepada pemerintah Tiongkok.
"Kami punya pebisnis terbaik di dunia... dan mereka hadir hari ini untuk menunjukkan rasa hormat kepada Anda, kepada China," kata Trump kepada Xi, dikutip KompasTekno dari kantor berita pemerintah China, Xinhua.
Dialog ini terjadi saat Nvidia menghadapi kendala ekspor chip kecerdasan buatan, sementara Apple dan Tesla terus mengandalkan infrastruktur produksi di Shanghai dan pasar konsumen China yang masif. Kunjungan Huang dilaporkan bertujuan untuk mendiskusikan kembali pesanan chip seri H200 yang sempat tertunda.