PSIM Yogyakarta berhasil mengalahkan Madura United dengan skor 2-1 dalam laga kandang pamungkas mereka di BRI Super League 2025/2026. Pertandingan penutup musim di markas Laskar Mataram ini digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu, 17 Mei 2026.
Dua gol kemenangan tuan rumah dilesakkan oleh Ezequiel Vidal dan Muhammad Iqbal. Sementara itu, Madura United hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol tunggal yang dicetak oleh Junior Brandao.
Hasil positif ini mengantarkan PSIM naik ke peringkat ke-11 klasemen sementara dengan perolehan 45 poin. Koleksi poin tersebut menyamai raihan Arema FC dan Persita Tangerang yang berada di posisi kesembilan dan kesepuluh.
Kemenangan di depan 8.028 suporter setianya menjadi poin penuh kedua secara beruntun bagi Laskar Mataram di kandang. Pada pertandingan kandang sebelumnya, mereka sukses menumbangkan Malut United dengan skor 2-0.
Dilansir dari Suara, pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menyatakan kepuasannya atas performa tim. Strategi dan perjuangan anak asuhnya dinilai berhasil meredam ambisi tim tamu.
"Saya benar-benar menikmati pertandingan dari bangku cadangan. Sementara pada babak kedua, kami tahu kalau Madura United pasti akan tampil habis-habisan karena hasil pertandingan lain di Solo (yang bisa memengaruhi posisi di klasemen untuk Madura United)," kata Van Gastel melansir ANTARA, Senin (18/5/2026).
Sebaliknya, hasil minor ini membuat Madura United terancam dan harus berjuang keras di pertandingan terakhir demi menghindari zona degradasi. Laskar Sape Kerab saat ini tertahan di peringkat ke-15 dengan 32 poin, hanya terpaut satu angka dari Persis Solo di zona merah.
Nasib Madura United akan ditentukan pada laga pamungkas saat menjamu PSM Makassar di kandang sendiri pada Sabtu, 23 Mei 2026. Pada waktu bersamaan, Persis Solo dijadwalkan melakoni laga tandang melawan Persita Tangerang.
"Pertandingan yang luar biasa. Intensitasnya sangat tinggi. Kami mengucapkan selamat kepada PSIM yang malam ini dapat tiga poin. Saya juga apresiasi sangat tinggi kepada pemain kami yang tidak berhenti berjuang sampai menit terakhir," ujar pelatih sementara Madura Rakhmad Basuki setelah kekalahan timnya dari PSIM.