Puasa Arafah Menghapus Dosa Dua Tahun dan Membebaskan dari Neraka

Puasa Arafah Menghapus Dosa Dua Tahun dan Membebaskan dari Neraka

Puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Zulhijah atau tepat sehari sebelum perayaan Hari Raya Idul Adha. Ibadah sunnah ini sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.

Pelaksanaan puasa ini bertepatan dengan momentum ketika jemaah haji sedang melaksanakan wukuf di Padang Arafah. Saat waktu berbuka tiba, terdapat doa yang dapat diamalkan sesuai dengan petunjuk sunnah Rasulullah SAW.

Dikutip dari Detikcom, bacaan doa saat berbuka puasa Arafah pada dasarnya sama dengan puasa pada umumnya. Umat Islam dapat melafalkan doa pembuka yang pertama yang sudah sangat populer.

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Arab-latin: Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa'ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar raahimin.

Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu wahai Yang Maha Pengasih dan Penyayang."

Selain itu, terdapat pula pilihan doa berbuka kedua yang didasarkan pada riwayat hadits shahih.

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Arab-latin: Dzahabadh dzama'u wabtalatil uruqu wa tsabatal ajru insyaa Allah.

Artinya: "Telah hilang rasa penatku dan basahlah tenggorokanku dan tetaplah pahala dicurahkan atasku, insyaallah."

Keutamaan Menjalankan Puasa Arafah

1. Penghapusan Dosa Selama Dua Tahun

Keutamaan besar pertama dari ibadah ini adalah mendapatkan ampunan dosa untuk dua tahun, yaitu setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.

Rasulullah SAW bersabda, "Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang." (HR. Muslim)

Nabi Muhammad SAW juga menegaskan harapan besar ini dalam riwayat lainnya.

"Aku berharap kepada Allah SWT agar puasa hari Arafah dapat menghapuskan (dosa) setahun sebelumnya dan setahun sesudahya," (HR Muslim)

Penegasan mengenai pengampunan dosa ini juga kembali disebutkan bersamaan dengan keutamaan puasa Asyura.

"Puasa Arafah dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Puasa Asyura (10 Muharram) bisa menghapuskan dosa setahun yang lalu." (HR Muslim)

2. Pembebasan dari Siksa Api Neraka

Keutamaan kedua yang diperoleh bagi orang yang berpuasa pada hari tersebut adalah kesempatan besar untuk dibebaskan dari siksa api neraka.

Rasulullah SAW bersabda, "Tidak ada hari yang Allah membebaskan hamba-hamba dari api neraka lebih banyak daripada pada hari Arafah." (HR Muslim)

3. Waktu Doa yang Paling Utama

Hari Arafah juga menjadi momentum terbaik untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT dengan kalimat-kalimat tauhid yang mulia.

Rasulullah SAW bersabda, "Sebaik-baik doa pada hari Arafah. Dan, sebaik-baik yang kuucapkan, begitu pula diucapkan oleh para Nabi sebelumku adalah ucapan, 'La ilaha illallah wahdahu la syarika lah, lahul mulku walahul hamdu wa huwa 'ala kulli sya-in qadir' (Tidak ada sesembahan yang berhak disembah, kecuali Allah semata; tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan, segala pujian dan Allah yang menguasai segala sesuatu)." (HR Tirmidzi)

Artikel terkait

Rekomendasi