Qualcomm secara resmi memperkenalkan dua chipset terbaru, Snapdragon 4 Gen 5 dan Snapdragon 6 Gen 5, untuk memperkuat performa ponsel pintar kelas entry-level dan menengah. Peluncuran produk ini diumumkan langsung dalam acara Snapdragon Mobile Computing Platform pre-show briefing oleh Senior Vice President of Product Management Qualcomm, Chenwei Yan.
Pembaruan ini bertujuan untuk membawa berbagai fitur premium yang sebelumnya hanya tersedia di jajaran ponsel flagship ke perangkat dengan harga yang lebih terjangkau, dilansir dari Tekno. Teknologi baru tersebut mencakup dukungan konektivitas nirkabel Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, hingga peningkatan pengalaman bermain gim dengan kecepatan 90 fps.
Visi utama perusahaan dalam menghadirkan komponen perangkat keras ini ditekankan melalui fokus pada aspek kegunaan praktis bagi para pengguna di seluruh dunia.
"Practical technology built for real life," menjadi tema yang diusung Qualcomm untuk dua chipset anyar tersebut.
Snapdragon 4 Gen 5 secara khusus dirancang untuk mengisi segmen pasar entry-level dengan peningkatan signifikan pada sektor grafis. Berdasarkan data teknis, performa GPU Adreno pada chip ini meningkat hingga 77 persen dibandingkan dengan generasi sebelumnya, yakni Snapdragon 4 Gen 4.
Peningkatan tersebut memungkinkan perangkat kelas bawah untuk pertama kalinya dapat menjalankan pengalaman gaming 90 fps di lini Snapdragon 4 Series. Selain itu, chipset ini dilengkapi modem 5G berbasis standar 3GPP Release 17 yang mampu mencapai kecepatan unduh hingga 2,8 Gbps.
Inovasi lainnya adalah penerapan fitur 5G DSDA (dual SIM dual standby) untuk pertama kalinya di seri Snapdragon 4. Qualcomm juga mengintegrasikan teknologi Smart Network Selection 3.0 guna memastikan stabilitas koneksi jaringan bagi pengguna.
Pada aspek antarmuka, fitur Smooth Motion UI diklaim mampu mempercepat proses membuka aplikasi hingga 43 persen serta mereduksi gangguan screen lag hingga 25 persen. Sementara itu, fitur kamera didukung oleh kecerdasan buatan melalui AI Night Vision, in-sensor zoom, electronic image stabilization (EIS), dan AI face detection.
Untuk kebutuhan audio, Snapdragon 4 Gen 5 telah mendukung teknologi aptX Adaptive serta pemutaran audio lossless berkualitas tinggi. Di sisi lain, Qualcomm menghadirkan Snapdragon 6 Gen 5 untuk menyasar pasar smartphone kelas menengah dengan fokus pada efisiensi daya dan konektivitas tinggi.
Performa GPU Adreno pada model Snapdragon 6 Gen 5 mencatatkan kenaikan sebesar 21 persen dibanding pendahulunya. Efisiensi daya juga dilaporkan membaik hingga 8 persen, yang secara teknis menambah durasi pemutaran musik selama dua jam dan sesi bermain gim hingga 38 menit lebih lama.
Keunggulan utama lainnya pada seri ini adalah dukungan sistem jaringan FastConnect terbaru yang memungkinkan kecepatan download hingga 5,8 Gbps melalui Wi-Fi 7. Chip ini juga membawa peningkatan performa uplink FDD dan fitur Snapdragon Elite Gaming seperti Game Super Resolution.
Teknologi Smooth Motion UI pada Snapdragon 6 Gen 5 turut diklaim mampu mengurangi screen stuttering sebesar 18 persen dan mempercepat pembukaan aplikasi sebanyak 20 persen. Sektor fotografi pun diperkuat dengan kalkulasi digital zoom berbasis AI untuk meningkatkan kualitas gambar di kondisi cahaya rendah.
Implementasi teknologi ini ditujukan agar batasan antara ponsel mahal dan murah semakin tipis dalam hal fungsionalitas inti. Smartphone pertama yang menggunakan kedua chipset ini dijadwalkan akan meluncur secara global dalam beberapa bulan mendatang.
Beberapa produsen perangkat seluler ternama telah dikonfirmasi akan mengadopsi Snapdragon 4 Gen 5 dan Snapdragon 6 Gen 5. Merek-merek tersebut meliputi Realme, Oppo, Honor, dan Redmi yang akan menyematkannya pada lini ponsel entry-level hingga menengah mereka.