Aktris Raline Shah membagikan pandangannya mengenai manajemen pola makan dan hubungannya dengan kesehatan mental saat ditemui di wilayah TB Simatupang, Jakarta Selatan.
Perempuan berusia 41 tahun tersebut, seperti dikutip dari Suara, menjelaskan bahwa dirinya tidak menerapkan batasan ketat terhadap jenis makanan yang dikonsumsi, melainkan fokus pada keseimbangan porsi.
Mobilitas dan aktivitas yang padat membuat bintang film 5 CM ini menjadikan makanan sebagai salah satu sumber kenyamanan hidup, sehingga ia memilih untuk bersikap lebih fleksibel terhadap program diet.
"Saya lumayan rileks ya dengan asupan gizi dan makanan saya. Karena menurut saya makanan adalah juga bagian dari comfort atau memberi saya kenyamanan," kata Raline Shah.
Guna mengimbangi pola makan tersebut, perempuan berdarah Pakistan ini mengombinasikannya dengan aktivitas fisik secara teratur dan pengendalian porsi makan agar tidak berlebihan.
"Tapi pastinya saya coba balance dengan olahraga yang cukup dan juga enggak over dalam bentuk porsi. Bukan larangan makanan, tapi jaga porsinya saja," tutur Raline Shah.
Raline Shah juga memberikan perhatian khusus pada munculnya perasaan berdosa setelah mengonsumsi makanan tertentu, karena tekanan mental tersebut dinilai dapat memberikan efek negatif bagi tubuh.
"Kalau kita sudah makan sesuatu yang membuat kita rasa berdosa atau guilty atau negatif, juga katanya enggak bagus ya. Karena kan stres itu memicu kortisol," ujar Raline Shah.
"Nah, itu membuat kita gemuk misalnya, membuat penimbunan lemak lebih lagi. Jadi kalau misalnya sudah makan sesuatu yang enggak sehat, jangan dibuat tambah enggak sehat lagi dengan perasaan bersalah," kata Raline Shah.
Meskipun tidak mengadopsi program diet yang ketat, pola hidup aktif tetap dijalankan secara disiplin melalui aktivitas berjalan kaki setiap hari serta latihan beban sebanyak dua hingga tiga kali dalam sepekan.