Manajemen Real Madrid secara resmi menjatuhkan sanksi disiplin kepada dua pemain mereka, Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni, menyusul insiden keributan fisik yang terjadi dalam sesi latihan tim di Valdebebas pada Kamis (7/5) pagi waktu setempat.
Kericuhan ini terjadi di tengah persiapan intensif Los Blancos menjelang pertandingan krusial El Clasico melawan Barcelona di akhir pekan, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Insiden tersebut dilaporkan menyebabkan cedera fisik pada Federico Valverde yang harus segera dilarikan ke rumah sakit setelah kepalanya mengalami pendarahan akibat terbentur meja saat terjatuh.
Gelandang asal Uruguay tersebut bahkan dikabarkan sempat kehilangan kesadaran dan mengalami kesulitan untuk bergerak pasca-benturan keras yang dialaminya di pusat latihan klub tersebut.
Ketegangan internal ini semakin memperkeruh situasi ruang ganti Madrid yang sebelumnya sempat diwarnai perselisihan antara Antonio Ruediger dengan Alvaro Carreras serta adanya mosi tidak percaya pemain terhadap pelatih Alvaro Arbeloa.
Pihak manajemen Real Madrid menegaskan tidak akan membiarkan kondisi tim semakin tidak kondusif dan segera memulai investigasi internal secara mendalam terkait kasus tersebut.
"Menyusul kejadian yang terjadi di sesi latihan tim utama pagi ini, Real Madrid memutuskan mengambil tindakan disiplin kepada pemain kami Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni," ujar pernyataan resmi tim Real Madrid.
Langkah tegas ini diambil guna menjaga stabilitas skuat mengingat klub saat ini membutuhkan poin penuh untuk menjaga peluang mereka dalam perburuan gelar juara liga domestik.
"Klub akan mengumumkan hasil investigasi kedua kasus tersebut pada waktunya, setelah prosedur internal yang terkait telah selesai," ujar pernyataan resmi tim Real Madrid.
Manajemen klub berjuluk Los Blancos tersebut saat ini masih meninjau bukti-bukti sebelum menetapkan jenis hukuman spesifik yang akan dijatuhkan kepada kedua pemain pilar tersebut.