Penyerang Robert Lewandowski memutuskan untuk menyudahi kariernya bersama FC Barcelona pada akhir musim 2025-2026 demi mempertahankan posisi sebagai pemain inti di klub baru. Keputusan penyerang asal Polandia tersebut dipengaruhi oleh motivasi melihat performa berkelanjutan dari rival-rivalnya, seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Piotr Urban, putra dari pelatih Jan Urban, mengungkapkan bahwa Lewandowski tidak bersedia menerima peran sekunder atau menjadi pemain pengganti di bawah asuhan Hansi Flick. Sepanjang musim ini, mantan striker Bayern Munchen tersebut tercatat hanya menjadi starter dalam 15 dari 29 pertandingan La Liga yang dia jalani.
Menurut analisis Piotr Urban, situasi ini menunjukkan dinamika yang berbeda dalam proses kepergian sang pemain dari skuad Blaugrana.
"no es Barcelona quien renuncia a Lewandowski, es Robert quien deja Barcelona" kata Piotr Urban.
Piotr Urban menambahkan bahwa kepergian penyerang berusia 37 tahun tersebut dinilai bakal memberikan keuntungan finansial yang lebih besar bagi pihak manajemen klub. Lewandowski kini memprioritaskan proyek olahraga yang menjamin posisinya sebagai penyerang utama, ketimbang sekadar bertahan dengan status pemain rotasi.
Masa depan sang pemain kini mengarah pada dua opsi kompetisi, yakni Major League Soccer (MLS) bersama Chicago Fire atau berpindah ke Arab Saudi untuk memperkuat Al-Hilal. Kepindahan ke Liga Pro Saudi juga membuka peluang bagi dirinya untuk kembali bersaing di level tertinggi melawan Cristiano Ronaldo yang kini membela Al-Nassr.
Di sisi lain, kepergian sang striker mendapat penghormatan khusus dari rekan-rekan setimnya saat melakoni laga kandang pamungkas di Stadion Spotify Camp Nou. Penyerang sayap Barcelona, Raphinha, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan profesionalisme yang ditunjukkan oleh rekan setimnya tersebut.
"Desde que llegó al club, Lewy ha aportado muchísimo con su trabajo, sus goles, su manera de ser, su experiencia. Lo más justo que podíamos hacer hoy es este homenaje para él. Queríamos que marcara, pero no pasa nada. Lo importante es el cariño que todos le tenemos. Estamos agradecidos por haber compartido vestuario con él" ujar Raphinha.
Raphinha juga menyatakan kegembiraannya atas pencapaian performa tim yang mampu menyapu bersih kemenangan di laga kandang pada musim ini dihadapan para suporter. Saat ditanya mengenai isi pembicaraannya dengan Presiden Klub Joan Laporta, dia enggan membeberkan detailnya secara rinci.
"No lo puedo decir... Es bueno, sólo cosas buenas" kata Raphinha.
Selain memberikan penghormatan setelah pertandingan, para pemain Barcelona juga menyerahkan ban kapten kepada Lewandowski dalam laga perpisahan tersebut. Keputusan itu diambil setelah adanya diskusi internal di antara para pemain senior sebelum pertandingan dimulai.
"La verdad es que Ronald, Pedri y yo lo hablamos esta mañana y decidimos que era lo mínimo que podíamos hacer por él. Es uno de los capitanes del vestuario y es un orgullo disfrutar de este momento con él" kata Raphinha.