Sebuah rekaman video yang memperlihatkan robot humanoid jatuh saat menirukan gerakan dansa legendaris Michael Jackson menjadi viral di jagat maya.
Insiden tersebut terjadi ketika robot bertenaga kecerdasan buatan itu sedang melakukan demonstrasi dalam sebuah pameran robotika yang berlangsung di Shenzhen, China, seperti dilansir dari Tekno.
Robot bernama Agibot Expedition A3 itu awalnya tampil meyakinkan dengan memperagakan gerakan moonwalk mengikuti irama lagu berjudul Billie Jean.
Aksi tersebut sempat menarik perhatian para pengunjung pameran yang langsung memadati area sekitar panggung untuk mengabadikan momen menggunakan ponsel mereka.
Robot humanoid tersebut mulai terlihat kehilangan kestabilan saat posisinya semakin bergeser mendekati bagian tepi panggung utama.
Meski sempat berhasil menegakkan tubuhnya kembali, Agibot Expedition A3 justru kembali bergerak menuju titik rawan yang sama beberapa saat kemudian.
Tidak lama setelah itu, tubuh mekanis tersebut mendadak ambruk dan langsung jatuh tersungkur ke lantai panggung di saat musik latar masih terus berputar.
Melihat kejadian tersebut, seorang petugas pameran segera naik ke atas panggung untuk menyeret robot yang sudah tidak bergerak itu keluar dari area pertunjukan.
Kejadian ini memicu beragam respons menggelikan dari para pengguna internet yang berseloroh bahwa umat manusia masih aman dari dominasi robot AI.
Tantangan Keseimbangan pada Teknologi Robotika
Industri robot humanoid global sebenarnya mengalami pertumbuhan yang sangat masif dalam beberapa tahun terakhir.
Sejumlah korporasi raksasa terus berinovasi menciptakan robot canggih, seperti Tesla yang memproduksi robot Optimus serta Boston Dynamics dengan berbagai robot humanoidnya.
Namun, menjaga keseimbangan tubuh agar tetap tegak saat bergerak layaknya manusia masih menjadi rintangan terbesar yang dihadapi para ilmuwan dunia.
Para peneliti mengakui bahwa sistem pencegahan jatuh pada robot humanoid merupakan salah satu persoalan paling rumit untuk dipecahkan.
Sebelum insiden di Shenzhen, robot humanoid pelari maraton di China juga pernah gagal setelah terjatuh tepat di garis start.
Robot Optimus buatan Tesla bahkan dilaporkan pernah tersandung saat melakukan demonstrasi di depan publik, sebagaimana dihimpun dari DailyTelegraph.