Robot NASA Curiosity Sempat Terjebak Akibat Batu Mars Tersangkut di Bor

Robot NASA Curiosity Sempat Terjebak Akibat Batu Mars Tersangkut di Bor

Robot penjelajah milik NASA, Curiosity, baru saja menghadapi situasi sulit saat menjalankan misinya di permukaan planet Mars. Robot yang dikenal tangguh ini sempat terjebak selama berhari-hari akibat masalah teknis pada bagian alat bornya.

Dilansir dari Detik iNET, kendala tersebut muncul setelah sebuah batuan yang dijuluki 'Atacama' tersangkut di bor saat proses pengeboran dilakukan pada 25 April. Batuan itu ikut terangkat saat bor hendak dicabut dan tetap menempel sehingga menghambat pergerakan robot.

"Pengeboran dapat memecah atau memisahkan lapisan batuan bagian atas sebelumnya, tapi belum pernah ada batuan yang tetap menempel pada selubung bor," kata NASA dalam postingan blognya.

Meskipun terlihat sebagai masalah sederhana, tim Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA memerlukan waktu enam hari untuk membebaskan Curiosity. Upaya pembebasan ini akhirnya membuahkan hasil pada 1 Mei kemarin melalui serangkaian tindakan teknis jarak jauh.

Awalnya, tim engineer JPL mencoba melepaskan batu tersebut dengan cara memberikan getaran pada bor. Namun, metode pertama ini tidak memberikan hasil yang diinginkan karena batu Atacama tetap menempel pada selubung bor.

Empat hari berselang, posisi lengan bor diatur ulang dan teknik getaran kembali diterapkan. Meski sempat mengeluarkan sedikit material pasir, batuan tersebut masih belum terlepas sepenuhnya dari perangkat robot.

Keberhasilan akhirnya tercapai pada 1 Mei setelah tim engineer meningkatkan intensitas upaya dengan memiringkan, memutar, dan menggetarkan bor secara bersamaan. Melalui satu kali percobaan dengan teknik ini, batu Atacama akhirnya terlepas dengan sendirinya.

Tantangan Komunikasi Jarak Jauh

Proses perbaikan ini menjadi sangat rumit karena kendala jarak antara Bumi dan Mars yang memengaruhi kecepatan pengiriman data. Sinyal radio membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk menempuh perjalanan antarplanet tersebut.

Kondisi ini memaksa tim pengendali untuk menunggu selama 30 hingga 45 menit untuk mengetahui apakah instruksi yang dikirimkan berhasil dijalankan oleh robot. Ketelitian tinggi sangat dibutuhkan mengingat setiap tindakan memerlukan waktu respons yang lama.

Objek yang tersangkut juga bukan sekadar kerikil kecil melainkan batuan yang cukup masif. Berdasarkan estimasi pihak NASA, batu Atacama tersebut memiliki panjang mencapai 0,5 meter dengan ketebalan 15 cm dan berat sekitar 13 kg.

Kini, Curiosity telah dinyatakan bebas dari hambatan dan siap melanjutkan penelitiannya untuk mengungkap misteri Planet Merah. Robot penjelajah ini tercatat telah beroperasi selama 13 tahun di Mars dan masih terus berfungsi dengan baik dalam menjalankan misi eksplorasinya.

Artikel terkait

Rekomendasi