Roket New Glenn Blue Origin Meledak di Landasan Florida

Roket New Glenn Blue Origin Meledak di Landasan Florida

Fasilitas peluncuran milik Blue Origin di Cape Canaveral Space Force Station, Florida, mengalami kerusakan parah setelah roket New Glenn meledak saat uji coba pembakaran mesin pada Kamis (28/5/2026).

Insiden tersebut menghancurkan satu-satunya landasan peluncuran roket New Glenn milik perusahaan Jeff Bezos, sehingga proses perbaikan diperkirakan membutuhkan waktu hingga beberapa bulan ke depan berdasarkan laporan New York Times.

Kecelakaan ini menjadi pukulan besar bagi Blue Origin yang sedang bersiap meluncurkan 48 satelit internet Amazon Leo untuk menyaingi jaringan Starlink milik SpaceX di orbit rendah bumi.

Ledakan bermula dari munculnya kobaran api di bawah roket saat mesin dinyalakan dalam posisi terkunci sebelum akhirnya seluruh badan roket meledak menjadi bola api besar.

Manajemen Blue Origin mengonfirmasi adanya anomali dalam tes tersebut, namun memastikan seluruh personel di lokasi dalam kondisi selamat.

"All personnel are accounted for and safe. It’s too early to know the root cause, but we’re already working to find it. Very rough day, but we’ll rebuild whatever needs rebuilding and get back to flying. It’s worth it." kata Pendiri Blue Origin, Jeff Bezos melalui unggahan di media sosial X.

Pernyataan tersebut langsung mendapat respons dari kompetitor utama mereka yang menyampaikan simpati atas musibah di landasan pacu tersebut.

"Sorry to see this, I hope you recover quickly." tulis CEO SpaceX, Elon Musk.

Kecelakaan ini juga memicu perhatian dari Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) terkait dampaknya terhadap misi masa depan.

"Spaceflight is unforgiving, and developing new heavy-lift launch capability is extraordinarily difficult. We will work with our partners to support a thorough investigation of this anomaly, assess near-term mission impacts, and get back to launching rockets." kata Administrator NASA, Jared Isaacman.

Pihak NASA menambahkan bahwa evaluasi mendalam akan terus dilakukan bersama mitra terkait untuk melihat dampak insiden ini terhadap program Artemis dan proyek pangkalan Bulan.

Artikel terkait

Rekomendasi