Wayne Rooney Desak Arne Slot Coret Mohamed Salah

Wayne Rooney Desak Arne Slot Coret Mohamed Salah

Mantan penyerang Manchester United Wayne Rooney mendesak manajer Liverpool Arne Slot untuk mencoret Mohamed Salah dalam pertandingan melawan Brentford di Stadion Anfield pada Minggu (24/5/2026).

Sikap keras Rooney tersebut dipicu oleh tindakan Salah yang melayangkan kritik terbuka terhadap gaya permainan Slot melalui media sosial pribadinya, sebagaimana dilansir dari Bola. Kritik dari pemain asal Mesir itu muncul setelah Liverpool menelan kekalahan 2-4 dari Aston Villa pada pekan sebelumnya.

"Itulah gaya sepak bola yang saya tahu cara bermainnya dan itulah identitas yang perlu dipulihkan dan dipertahankan selamanya." kata Salah.

Penyerang sayap Liverpool tersebut menegaskan pandangannya mengenai prinsip bermain yang harus diadopsi oleh semua elemen di dalam klub.

"Itu tidak bisa dinegosiasikan dan setiap orang yang bergabung dengan klub ini harus beradaptasi dengannya," tulis Salah.

Komentar terbuka Salah langsung memicu reaksi negatif dari Rooney yang menilai tindakan tersebut sebagai bentuk ketidakmurnian sikap profesional di depan publik.

"Saya merasa sedih dengan apa yang telah dia lakukan dan capai di Liverpool. Bukan saatnya baginya untuk keluar dan kembali menyerang Slot," kata Rooney.

Mantan kapten tim nasional Inggris tersebut berpendapat bahwa Salah merindukan metode kepelatihan sebelumnya, namun kondisi fisiknya dinilai sudah tidak lagi mendukung skema tersebut.

"Dia ingin memainkan sepak bola heavy metal, jadi pada dasarnya dia mengatakan dia menginginkan sepak bola ala Jurgen Klopp. Sekarang saya rasa Mo Salah tidak bisa lagi mengatasi jenis sepak bola seperti itu. Saya pikir kakinya sudah tidak sanggup lagi bermain dengan tempo dan intensitas tinggi." ujar Rooney.

Rooney menambahkan bahwa ketegasan pelatih sangat diperlukan dalam menghadapi pembangkangan pemain, bahkan jika itu berarti mengasingkan sang bintang dari area pertandingan.

"Jika saya adalah Arne Slot, saya tidak akan membiarkannya berada di dekat stadion pada pertandingan terakhir," lanjut Rooney.

Sebagai perbandingan, Rooney menceritakan pengalaman pribadinya yang pernah dibekukan dari skuad Manchester United oleh Alex Ferguson akibat perselisihan serupa.

"Saya pernah berselisih dengan Alex Ferguson. Saya pernah berselisih dan bertengkar, dan pada pertandingan terakhir Alex Ferguson di Old Trafford, dia mencoret saya dari skuad karena alasan itu." tutur Rooney.

Tindakan Salah juga dianggap berpotensi merusak keharmonisan internal tim dan memberikan beban psikologis tambahan bagi rekan-rekan setimnya untuk kompetisi mendatang.

"Dia hampir saja melempar granat dan mengatakan dia tidak percaya dan yakin pada Arne Slot, dan hampir saja melemparkan rekan-rekan setimnya yang akan berada di sana musim depan dan membiarkan mereka juga menghadapi hal itu dan menempatkan mereka dalam posisi yang sulit," tuturnya.

Lebih lanjut, Rooney menuduh performa buruk sepanjang musim ini menjadi alasan di balik sikap defensif dan egois yang ditunjukkan oleh Salah.

"I rasa Salah berusaha membuktikan dirinya tidak bersalah dan membuat dirinya merasa lebih baik karena dia menjalani musim yang sangat buruk," tandasnya.

Rooney memprediksi bahwa para pendukung tetap akan memberikan pembelaan kepada Salah, meskipun tindakan tersebut dinilai melanggar batas hierarki tim.

"Jadi menurut saya dia sangat egois dalam apa yang telah dia lakukan dalam dua kesempatan itu. Ini sangat disayangkan dan para penggemar akan berada di pihaknya." kata Rooney.

Kecaman terbesar dari Rooney tertuju pada hilangnya rasa hormat yang ditunjukkan sang pemain kepada manajer tim secara berulang di musim ini.

"Itu manajermu. Kamu tidak bisa secara terbuka tidak menghormatinya dua kali seperti yang telah dia lakukan dan lolos begitu saja." kata Rooney.

Meskipun mengecam keras tindakannya, Rooney tetap tidak menampik status Salah sebagai salah satu pemain penting dalam sejarah klub asal Merseyside tersebut.

"Tentu saja dia pantas mendapatkan perpisahan yang baik, tetapi apakah dia pantas mendapatkannya hanya karena ini? Ini kedua kalinya dia melakukan hal yang sama." ujar Rooney.

Rooney menutup pernyataannya dengan menyayangkan momentum kepergian sang pemain dari kompetisi tertinggi sepak bola Inggris yang harus diwarnai ketegangan internal.

"Sangat disayangkan melihat salah satu ikon hebat pemain Liga Premier meninggalkan Liga Premier mungkin dalam situasi seperti ini." tutur Rooney.

Artikel terkait