San Antonio Spurs mengalahkan tuan rumah Oklahoma City Thunder dengan skor 122-115 melalui babak dua kali waktu tambahan (double overtime) pada laga pertama Final Wilayah Barat NBA yang berlangsung Senin, 18 Mei 2026.
Kemenangan San Antonio Spurs diraih lewat performa dominan center mereka, Victor Wembanyama, yang mencetak dua angka ganda (double-double) berupa 41 poin dan 24 rebound, ditambah 3 assist serta 3 blok dalam laga yang berjalan hampir 50 menit tersebut.
Hasil ini sekaligus menodai momen penyerahan trofi MVP musim reguler 2025-2026 yang diterima oleh bintang Oklahoma City Thunder, Shai Gilgeous-Alexander, sesaat sebelum pertandingan dimulai di Paycom Center.
Strategi pertahanan San Antonio Spurs berhasil meredam produktivitas Shai Gilgeous-Alexander dengan melakukan jebakan (trap) menggunakan beberapa pemain sekaligus hingga membuatnya kesulitan mencetak angka pada paruh pertama laga.
Meskipun demikian, Shai Gilgeous-Alexander tetap menutup pertandingan dengan torehan 24 poin dan 12 assist untuk Oklahoma City Thunder.
Di sisi lain, kejutan justru datang dari bangku cadangan Oklahoma City Thunder melalui penampilan impresif Alex Caruso yang mencetak 31 poin selama 32 menit bermain dengan akurasi tembakan mencapai 58 persen serta 57 persen dari garis tiga angka.
Alex Caruso juga tampil solid di lini pertahanan dengan mencatatkan masing-masing 2 rebound, 1 assist, 2 steal, dan 2 blok, sekaligus memecahkan rekor poin tertinggi sepanjang kariernya di babak playoff.
Pihak manajemen liga mencatat performa dominan Victor Wembanyama yang saat ini baru berusia 22 tahun mengundang kekaguman dari sejumlah eksekutif tim NBA.
"He's the best player I've ever seen," kata salah satu eksekutif NBA kepada John Hollinger dari The Athletic.
Keunggulan fisik Victor Wembanyama yang memiliki tinggi badan sekitar 223 sentimeter dengan jangkauan tangan mencapai 3 meter menjadi kendala besar bagi strategi pertahanan maupun penyerangan tim lawan.
"I don't know what the hell you do with him," ujar seorang pakar personel tim NBA yang menyoroti kesulitan dalam menjaga sang pemain.
"Offense. Defense. Any of it."
Selama musim reguler, Victor Wembanyama menorehkan rata-rata 25,0 poin, 11,5 rebound, serta 3,1 blok per pertandingan yang membuatnya terpilih secara mutlak sebagai Pemain Bertahan Terbaik (Defensive Player of the Year) sekaligus menempati posisi ketiga dalam pemungutan suara MVP.
Kemampuan unik Victor Wembanyama dalam mengamankan area pertahanan dari tusukan pemain lawan juga diakui oleh para pemain NBA lainnya melalui jajak pendapat anonim.
"He just has the ability to cover up so many mistakes, including ones that he'll make," kata salah satu pemain dalam jajak pendapat yang dilakukan oleh Josh Robbins, Sam Amick, dan Joe Vardon dari The Athletic.
Keberadaan Victor Wembanyama di area bawah ring sering kali memaksa penyerang lawan membatalkan niat mereka untuk melakukan tembakan jarak dekat.
"Just his ability to erase mistakes is extremely impressive where guys drive in the paint and see him and turn around and dribble out. Like, no one does that in the NBA," tutur pemain tersebut menambahkan.
Meskipun performa Alex Caruso mencuri perhatian, hasil akhir pertandingan pembuka ini tetap menjadi milik kubu tamu setelah enam pemain San Antonio Spurs mampu mencetak angka dua digit meskipun tampil tanpa De'Aaron Fox yang harus absen.
Sebaliknya, Oklahoma City Thunder hanya mendapati tiga pemain yang mampu menembus perolehan sepuluh poin atau lebih dalam pertandingan ketat tersebut.
Seusai laga, Shai Gilgeous-Alexander memberikan tanggapan mengenai penampilan luar biasa rekan setimnya, Alex Caruso, yang belum mampu membawa kemenangan bagi tim di hadapan pendukung sendiri.
βIt was a great game from Alex. Sad that it went to waste, but he played his butt off tonight,β kata Gilgeous-Alexander melalui Nick Gallo dari FanDuel Sports Network.
Shai Gilgeous-Alexander menegaskan bahwa kontribusi besar dari Alex Caruso merupakan hal yang wajar mengingat rekam jejak sang pemain di fase krusial kompetisi.
βI'm proud of him, but I expect that, especially this time of year. He's always present,β tutur Gilgeous-Alexander.
Sementara itu, analis bola basket CBS Sports, Tim Botkin, memberikan pandangan mengenai jalannya sisa seri pertandingan ini yang akan sangat dipengaruhi oleh kedalaman skuat saat rotasi pemain terjadi.
"This series could come down to the handful of minutes that Victor Wembanyama goes to the bench. We saw the..." kata Tim Botkin memberikan analisisnya.
Pertandingan kedua antara Oklahoma City Thunder dan San Antonio Spurs dijadwalkan kembali berlangsung di Paycom Center, sebelum seri laga final Wilayah Barat ini berpindah ke markas Spurs di Frost Bank Center pada hari Jumat mendatang.