Maskapai penerbangan Scoot meluncurkan kampanye bertajuk Sambal si Petualang yang dikhususkan bagi para pelancong asal Indonesia. Program unik ini merupakan hasil kolaborasi dengan seniman visual asal Jakarta, Martcellia Liunic atau yang akrab disapa Liunic.
Melalui inisiatif ini, dilansir dari Suara, Scoot menghadirkan tiga jenis aksesori perjalanan edisi terbatas yang didesain secara fungsional. Produk tersebut mencakup Captain Sambal, Travelling Chili, dan Carry-on Buddy yang dirancang untuk memudahkan penumpang membawa sambal kemasan saat bepergian ke luar negeri.
Chief Commercial Officer Scoot, Calvin Chan, menjelaskan bahwa kampanye ini bertujuan untuk menghadirkan nuansa kedekatan dan rasa nyaman bagi pelanggan. Ia menilai sambal merupakan bagian dari identitas kuliner yang memberikan rasa betah meski penumpang sedang berada jauh dari rumah.
"Kampanye Sambal si Petualang merupakan perayaan kekayaan warisan kuliner Indonesia yang dirancang untuk menghadirkan rasa nyaman bagi pelanggan kami dari Indonesia, sehingga mereka tetap dapat merasakan cita rasa rumah ke mana pun mereka bepergian," ujar Calvin Chan.
Koleksi aksesori ini menonjolkan desain penuh warna dengan ilustrasi imajinatif khas Liunic yang dekat dengan budaya pop. Selain nilai estetika, setiap item dilengkapi dengan kantong resleting khusus yang memungkinkan pengguna menyimpan sambal secara aman selama dalam perjalanan.
Liunic mengungkapkan bahwa proyek kolaborasi ini memiliki makna personal bagi dirinya. Sebagai pecinta sambal, ia ingin mengubah elemen keseharian masyarakat Indonesia menjadi sesuatu yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi para petualang.
"Saya merasa terhormat dapat berkolaborasi dengan Scoot untuk mewujudkan kampanye Sambal si Petualang. Sebagai orang Indonesia dan pecinta sambal, kolaborasi ini menjadi sangat bermakna karena kami mengubah sesuatu yang dekat dengan keseharian menjadi sesuatu yang menyenangkan sekaligus fungsional," kata Liunic.
Peluncuran resmi kampanye ini dilakukan di Artotel Gelora Senayan, Jakarta. Dalam acara tersebut, Scoot juga melibatkan sejumlah kreator konten perjalanan untuk mengenalkan aksesori ini ke berbagai rute destinasi internasional yang dilayani oleh maskapai anak perusahaan Singapore Airlines tersebut.
Penumpang yang terbang bersama Scoot memiliki kesempatan untuk mendapatkan aksesori ini melalui sistem blind box. Penukaran dapat dilakukan di beberapa titik bandara utama di Indonesia dengan menunjukkan boarding pass sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Bandara yang berpartisipasi dalam program ini antara lain Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, Juanda Surabaya, Yogyakarta International Airport (YIA), serta Kualanamu Medan. Periode penukaran edisi terbatas ini berlangsung secara bertahap mulai 14 Mei hingga Juli 2026.
Hingga saat ini, Scoot tercatat melayani penerbangan ke 16 kota di Indonesia. Ekspansi layanan maskapai bertarif rendah ini akan terus berlanjut dengan rencana pembukaan rute baru menuju Pontianak pada Juni 2026, yang akan menggenapkan total jangkauan destinasi mereka menjadi 17 kota.