Mengenal Sejarah Hari WFH Sedunia yang Diperingati Setiap 10 April

Mengenal Sejarah Hari WFH Sedunia yang Diperingati Setiap 10 April

Hari WFH Sedunia atau Global Work From Home Day diperingati setiap 10 April. Momentum ini menjadi refleksi mengenai pergeseran pola kerja konvensional menuju sistem yang lebih fleksibel dengan memanfaatkan teknologi digital, seperti dikutip dari Caritahu.

Gagasan bekerja dari rumah sebenarnya sudah mulai muncul sejak era 1970-an melalui istilah telecommuting. Pada waktu itu, konsep ini digagas untuk menekan tingkat kemacetan lalu lintas serta menghemat konsumsi energi bagi para pekerja.

Penerapan kerja jarak jauh pada era tersebut belum berjalan maksimal karena keterbatasan fasilitas teknologi. Saluran komunikasi saat itu masih bertumpu pada telepon dan alat-alat sederhana, sehingga proses kolaborasi sulit dilakukan.

Situasi mulai berubah signifikan saat memasuki tahun 2000-an seiring kehadiran internet, komputer jinjing, dan alat komunikasi digital. Fasilitas seperti surat elektronik, konferensi video, hingga komputasi awan mempermudah karyawan menyelesaikan tugas dari mana saja.

Sejumlah korporasi di bidang teknologi, media, dan jasa profesional kemudian mulai menerapkan jam kerja yang fleksibel. Sistem ini dinilai mampu menghemat biaya operasional kantor sekaligus memicu produktivitas karyawan.

Peringatan Global Work From Home Day sendiri kemudian resmi diinisiasi dan diperkenalkan pada tahun 2019 oleh Remote-how.

Dampak Pandemi dan Fleksibilitas Kerja ASN

Sistem kerja dari rumah mengalami lonjakan masif ketika pandemi COVID-19 melanda dunia pada tahun 2020. Kebijakan pembatasan sosial memaksa organisasi dan perusahaan beralih ke sistem digital agar operasional tetap berjalan efektif tanpa kehadiran fisik.

Di Indonesia, pola ini diadopsi oleh sektor swasta maupun lembaga pemerintah guna menekan penyebaran virus. Setelah situasi membaik, banyak instansi melanjutkan tren tersebut lewat model kerja hybrid yang memadukan sistem bekerja di kantor dan rumah.

Transformasi birokrasi ini juga terlihat dari kebijakan bekerja dari rumah setiap hari Jumat untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di beberapa instansi. Skema tersebut bertujuan mengurai kepadatan lalu lintas menjelang akhir pekan sekaligus mendorong efisiensi kinerja berbasis digital.

Artikel terkait

Rekomendasi