Mengenal Sejarah dan Makna Hari Hijab Sedunia 1 Februari

Mengenal Sejarah dan Makna Hari Hijab Sedunia 1 Februari

Hari Hijab Sedunia atau World Hijab Day merupakan peringatan tahunan yang dirayakan di lebih dari 150 negara setiap tanggal 1 Februari. Perayaan ini dilansir dari Caritahu bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mengenai kebebasan beragama di tingkat global.

Selain itu, gerakan ini berupaya mempromosikan pemahaman budaya serta melawan prasangka terhadap perempuan Muslim yang memilih mengenakan hijab. Hijab dipandang sebagai bentuk kesopanan dan ekspresi keyakinan pribadi yang sah bagi para pemakainya.

Peringatan ini pertama kali dideklarasikan pada 1 Februari 2013, sehingga tahun 2026 menjadi peringatan yang ke-14. Sosok di balik gerakan ini adalah Nazma Khan, seorang imigran asal Bangladesh yang menetap di New York, Amerika Serikat.

Keputusannya mencetuskan gerakan ini berakar dari pengalaman pahit berupa perundungan dan diskriminasi sejak masa kecil. Khan kerap menerima ejekan seperti "Batman" atau "ninja", bahkan tuduhan negatif setelah peristiwa 9/11 karena identitas hijabnya.

Kondisi tersebut mendorong Nazma Khan mengajak perempuan dari berbagai latar belakang untuk mencoba mengenakan hijab selama satu hari. Langkah ini diharapkan dapat membangun empati dan menormalkan penggunaan hijab sebagai pilihan individu yang merdeka.

Peran World Hijab Day Organization (WHDO)

Pengelolaan kampanye global ini berada di bawah naungan World Hijab Day Organization (WHDO). Lembaga nirlaba yang berbasis di Amerika Serikat ini didirikan secara resmi oleh Nazma Khan pada tahun 2018.

WHDO memegang misi utama untuk membongkar bigotri serta pemberdayaan perempuan Muslim melalui jalur pendidikan. Pada tahun 2021, organisasi ini juga menginisiasi International Muslim History Month guna menghormati kontribusi umat Muslim dalam sejarah dunia.

Tema Peringatan Tahun 2026

Tema resmi yang diusung untuk Hari Hijab Sedunia 2026 adalah #UnityInHijab. Melalui tema ini, ditekankan pentingnya kekuatan identitas kolektif dan kemanusiaan bersama di tengah keragaman budaya serta agama.

Kampanye #UnityInHijab menjadi panggilan bagi masyarakat dunia untuk berdiri dalam solidaritas. Fokus utamanya adalah merayakan keragaman, menghormati martabat manusia, dan mendukung hak setiap individu untuk berpakaian sesuai keyakinannya.

Nazma Khan memberikan penekanan bahwa tema tahun ini merepresentasikan kekuatan bersama untuk melawan prasangka. Ia juga menambahkan poin penting mengenai esensi dari gerakan tahunan yang ia pimpin tersebut.

"Hari Hijab Sedunia bukan hanya tentang hijab itu sendiri, melainkan tentang hak asasi manusia, toleransi, dan empati lintas budaya," ujar Nazma Khan.

Bagi masyarakat di Indonesia yang ingin berpartisipasi, WHDO menyediakan panduan komunitas dan materi kampanye melalui situs resmi mereka. Partisipasi dapat dilakukan dengan mengadakan acara edukasi lokal atau berbagi cerita melalui media sosial.

Artikel terkait

Rekomendasi