PT Sharp Electronics Indonesia memperingati Hari Bumi 2026 dengan mengintegrasikan aksi lingkungan nyata dan edukasi teknologi modern. Kegiatan ini dipusatkan di Kawasan Hutan Lindung Angke Kapuk, Jakarta Utara, dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Dilansir dari Suara, perusahaan elektronik ini menonjolkan inovasi teknologi canggih berupa Reverse Vending Machine (RVM) untuk memperkuat budaya daur ulang. Mesin pintar tersebut menjadi solusi otomatis bagi masyarakat dalam mengelola limbah botol plastik secara terstruktur.
Hingga saat ini, pemanfaatan teknologi RVM oleh Sharp telah berhasil mengumpulkan lebih dari 2 ton sampah plastik di berbagai wilayah Indonesia. Capaian tersebut menunjukkan bahwa perangkat digital dapat diadopsi sebagai instrumen vital dalam upaya pelestarian alam.
General Manager Marketing PT Sharp Electronics Indonesia, Andrew Gultom, menyampaikan pandangannya mengenai komitmen jangka panjang perusahaan terhadap isu lingkungan di tanah air.
"Di Sharp, kami melihat keberlanjutan sebagai tanggung jawab jangka panjang. Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya menghadirkan program, tetapi juga mendorong aksi nyata dan kolaborasi lintas generasi untuk menciptakan dampak yang berkelanjutan," ujar Andrew.
Agenda peringatan ini tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga mencakup langkah konservasi fisik seperti penanaman pohon mangrove. Upaya ini bertujuan memperkokoh ekosistem pesisir dari ancaman abrasi sekaligus berfungsi sebagai penyerap emisi karbon.
Sharp juga menggandeng Yayasan Burung Indonesia untuk menyelenggarakan kegiatan bird watching sebagai sarana edukasi keanekaragaman hayati. Selain itu, aksi plogging atau memungut sampah sambil berolahraga dilakukan untuk mengumpulkan data dampak lingkungan secara lebih akurat.
Seluruh rangkaian aktivitas ini melibatkan para pelajar dan komunitas Sharp Greenerator yang telah dibina sejak tahun 2015. Program tersebut konsisten mendorong generasi muda untuk terlibat aktif dalam isu perubahan iklim dan penggunaan teknologi ramah lingkungan.
Selama hampir sepuluh tahun perjalanannya, ribuan anak muda di berbagai daerah telah berpartisipasi dalam inisiatif keberlanjutan yang diinisiasi oleh perusahaan. Sharp berambisi memperluas kolaborasi dengan sekolah dan organisasi lingkungan guna menciptakan ekosistem hijau yang lebih terintegrasi.
Langkah-langkah kecil seperti pemilahan sampah dan penanaman pohon dinilai dapat memberikan pengaruh besar jika dikelola secara konsisten. Strategi ini memposisikan perusahaan bukan sekadar produsen elektronik, melainkan pelopor smart sustainability di Indonesia.