Shopee Kuasai 54 Persen Pasar Ecommerce Indonesia Tahun 2025

Shopee Kuasai 54 Persen Pasar Ecommerce Indonesia Tahun 2025

Shopee berhasil memperkokoh posisinya dengan menguasai 54% pangsa pasar e-commerce di Indonesia sepanjang tahun 2025. Dilansir dari Teknologi, nilai transaksi kotor atau Gross Merchandise Value (GMV) platform ini diestimasi menembus US$31,2 miliar atau setara Rp539,7 triliun.

Pencapaian ini menggunakan asumsi kurs Rp17.320 per dolar AS. Laporan Momentum Works dalam "Ecommerce in Southeast Asia 2026" mencatat adanya peningkatan dominasi yang signifikan dibandingkan tahun 2024.

Pada periode sebelumnya, Shopee memegang 46% pasar nasional dengan GMV di angka US$26 miliar atau sekitar Rp450,2 triliun. Secara kolektif, nilai transaksi e-commerce di Indonesia menyentuh US$57,7 miliar atau Rp999,4 triliun pada 2025.

Angka total pasar tersebut menunjukkan pertumbuhan dari tahun 2024 yang tercatat sebesar US$56,5 miliar. Kondisi ini membuat Indonesia tetap menyandang status sebagai pasar belanja daring terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Posisi kedua di pasar domestik ditempati oleh penggabungan TikTok Shop dan Tokopedia yang mengamankan pangsa 38%. Gabungan dua platform ini diperkirakan menghasilkan GMV sekitar US$21,9 miliar atau setara Rp380 triliun.

Sebagai perbandingan, pada tahun 2024 saat masih berdiri sendiri, Tokopedia memiliki pangsa 23% dan TikTok Shop 11%. Sementara itu, Lazada mencatatkan penurunan tipis menjadi 6% dari sebelumnya 7% pada 2024.

Lazada membukukan estimasi GMV sebesar US$3,5 miliar atau sekitar Rp60 triliun. Blibli menyusul dengan pangsa pasar 3% dan nilai transaksi US$1,7 miliar atau setara Rp30 triliun sepanjang 2025.

Bukalapak yang sebelumnya menyumbang 10% pangsa pasar pada 2024, kini tidak lagi masuk dalam daftar pemain utama tahun 2025. Di level regional, total GMV Asia Tenggara melonjak dari US$128,4 miliar menjadi US$157,6 miliar.

Shopee tetap menjadi jawara di Asia Tenggara dengan GMV mencapai US$83,2 miliar atau sekitar Rp1.441 triliun. TikTok Shop dan Tokopedia mengekor di posisi kedua regional dengan total GMV gabungan US$45,6 miliar.

Lazada mencatat nilai transaksi US$18 miliar yang cenderung stagnan dari tahun sebelumnya. Di sisi lain, Bukalapak mengalami penurunan GMV regional menjadi US$9 miliar dari posisi US$12,8 miliar pada 2024.

Momentum Works menyoroti bahwa Shopee, TikTok Shop-Tokopedia, dan Lazada secara kolektif telah menguasai lebih dari 98,8% pasar e-commerce di wilayah Asia Tenggara pada tahun 2025.

Pangsa Pasar E-commerce Indonesia Tahun 2025
Platform E-commercePangsa Pasar (%)Estimasi GMV (USD)
Shopee54%US$31,2 Miliar
TikTok Shop & Tokopedia38%US$21,9 Miliar
Lazada6%US$3,5 Miliar
Blibli3%US$1,7 Miliar

Artikel terkait

Rekomendasi