Perusahaan ritel kopi Starbucks Indonesia menggelar kompetisi lari Starbucks Run 2026 di Plaza Timur Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada Minggu (25/5). Dilansir dari Lifestyle, agenda olahraga yang memperebutkan hadiah uang tunai dan perlengkapan lari ini diikuti oleh lebih dari 5.000 peserta dari berbagai daerah.
Jumlah pelari pada perhelatan yang menyediakan kategori rute 5 kilometer dan 10 kilometer ini meningkat dua kali lipat dibandingkan kegiatan tahun lalu. Manajemen memanfaatkan momentum perayaan hari jadi ke-24 merek kopi tersebut di Indonesia untuk mengapresiasi loyalitas pelanggan lewat aktivitas fisik.
Pendaftaran acara sudah dibuka secara daring sejak pertengahan April, yang kemudian diikuti dengan kegiatan pra-acara saat hari bebas kendaraan bermotor di kawasan Sudirman. Setiap peserta yang mendaftar lebih awal menerima paket perlombaan khusus berupa jersei, nomor dada, topi, tas kain, medali, serta cenderamata eksklusif.
"Tahun ini, misi kami sederhana: Mulailah dengan Starbucks, Nikmati kebahagiaan Anda, enjoy your joyney," ungkap Anthony Mc Evoy, President Director PT Sari Coffee Indonesia, pemegang lisensi resmi merek Starbucks di Indonesia.
Pihak manajemen menyatakan bahwa rute lari dimulai dan berakhir di titik yang sama dengan pemisahan jalur sesuai kategori jarak. Apresiasi khusus juga disiapkan bagi lima pelari pria dan lima pelari wanita tercepat yang mencapai garis finis di setiap kategori.
"Dan ini semua kami merayakannya dengan menggelar Starbucks Run 2026!" katanya.
Peningkatan jumlah partisipan dari luar Jakarta dinilai sebagai bentuk penguatan hubungan antara merek dengan konsumen di berbagai wilayah. Pihak penyelenggara menekankan bahwa setiap langkah kaki para pelari menjadi representasi perkembangan bisnis perusahaan yang didukung oleh komunitas pelanggan.
"Tahun ini kami berhasil mengajak lebih dari 5.000 partisipan yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, tak hanya Jakarta. Angka ini dua kali lipat lebih banyak dari fun run yang kami adakan tahun lalu," sebut Anthony.
Ajang olahraga ini juga menjadi wadah bagi perusahaan untuk memperkenalkan inovasi produk terbarunya kepada masyarakat luas. Melalui kegiatan berskala besar tersebut, pesan mengenai komitmen pelayanan coba disampaikan secara langsung kepada ribuan pencinta kopi.
"Ini membuktikan bahwa setiap koneksi sangatlah berarti, setiap tegukan menginspirasi dan setiap langkah yang kami ambil menjadi lebih baik berkat Anda, para pelanggan," tambah dia.
Bersamaan dengan penutupan kompetisi lari tersebut, Starbucks merilis varian minuman Starbucks Aerocano yang dijadwalkan tersedia di seluruh gerai Indonesia mulai 24 Mei 2026. Produk berbasis es kopi espresso ini disajikan menggunakan teknik aerasi khusus oleh barista guna menghasilkan tekstur busa mikro yang lembut.
Langkah peluncuran ini didasari oleh data penjualan kawasan Asia Pasifik yang menunjukkan bahwa minuman kopi dingin menyumbang sekitar 40 persen dari total konsumsi harian masyarakat. Manajemen regional melihat adanya peluang besar untuk memodifikasi menu klasik yang sudah akrab di lidah konsumen urban.
"Americano adalah salah satu kopi yang paling familiar di dunia, namun cara kita menikmatinya sebagian besar tetap tidak berubah," kata Nancy Lo, Wakil Presiden Produk dan Pemasaran Starbucks Asia Pasifik.
Menu baru ini memanfaatkan esens Starbucks Espresso Roast yang langsung diproses secara presisi untuk memunculkan efek visual mengalir yang khas di dalam cangkir. Produk inovatif tersebut nantinya akan didistribusikan secara bertahap ke 14 pasar negara di wilayah Asia Pasifik termasuk Australia, India, Singapura, dan Vietnam.
"Dengan Starbucks Aerocano, kami menciptakan cara yang lebih ekspresif untuk menikmati kopi yang sudah familiar bagi banyak orang," imbuhnya.
Keahlian tangan barista dalam mengontrol pergerakan udara saat proses pembuatan menjadi kunci utama kelembutan tekstur produk. Perusahaan memfokuskan standarisasi pembuatan agar konsistensi rasa kopi tetap terjaga di seluruh gerai.
"Yang mendefinisikan AerocanoTM adalah keahlian dan presisi di balik cara pembuatannya. Melalui kontrol tersebut, barista kami mampu membentuk tekstur dan movement di dalam cangkir," tambah Lo.