Kawasan Flyover Jombor, Sleman mendadak menjadi pusat perhatian setelah langit di atasnya berubah warna menjadi merah pekat. Fenomena visual tersebut sempat memicu kehebohan di media sosial hingga disamakan dengan situasi konflik luar negeri.
Peristiwa yang mengagetkan warga Yogyakarta dan sekitarnya ini terjadi akibat aksi penyalaan flare secara massal oleh kelompok pendukung klub sepak bola lokal. Momentum tersebut bertepatan dengan perayaan hari jadi tim kesayangan mereka.
Unggahan mengenai situasi di lokasi kejadian viral di platform X setelah akun @anvie mengunggah visual cahaya merah yang membumbung tinggi ke udara pada Rabu (20/5/2026).
"Jogja ada apa ini? Kayag lagi diserang rudal Iran. Ada yang tahu?," tulis akun tersebut seperti dilihat, Rabu (20/5/2026).
Dikutip dari Detik Travel, perwakilan kelompok suporter PSS Sleman dari unsur Brigata Curva Sud (BCS), Era, mengonfirmasi bahwa kobaran cahaya merah tersebut merupakan bagian dari selebrasi yang telah direncanakan.
"Penyalaan flare di Flyover Jombor betul merupakan perayaan HUT PSS ke-50 tahun," ujar Era saat dihubungi, Rabu (20/5/2026).
Aksi menyalakan suar secara bersama-sama ini sengaja digelar untuk memperingati usia emas klub yang telah mencapai setengah abad. Selain itu, momentum ini menjadi ungkapan kebahagiaan atas pencapaian tim yang berhasil menembus kasta tertinggi kompetisi sepak bola nasional.
"Alasannya sederhana, because momentum 50 tahun atau setengah abad PSS. Sekaligus sebagai suka cita kami PSS kembali ke Liga 1 (Super League)," tuturnya.
Melalui perayaan besar tersebut, kelompok pendukung berharap tim berjuluk Super Elang Jawa ini mampu menunjukkan performa terbaik dan bersaing secara kompetitif pada musim balap mendatang.
"Kami berharap PSS di musim depan bisa bersaing di papan atas," pungkasnya.