Swatch dan merek jam tangan mewah Audemars Piguet resmi memperkenalkan kolaborasi bertajuk Royal Pop yang menghadirkan delapan model jam saku unik berbahan bioceramic pada Selasa, 12 Mei 2026. Koleksi yang terinspirasi dari desain ikonik Royal Oak ini dijadwalkan tersedia di toko Swatch tertentu mulai 16 Mei 2026.
Produk kolaborasi ini tidak menghadirkan jam tangan konvensional, melainkan delapan variasi jam saku dalam dua gaya berbeda yang menggunakan penggerak mekanis SISTEM51. Jam saku ini memiliki diameter 40 mm tanpa klip, serta dimensi 44,2 mm kali 53,2 mm saat dipasang pada dudukannya dengan ketebalan 8,4 mm.
Varian pertama adalah tipe Lépine dengan posisi crown di angka 12 yang hadir dalam enam pilihan warna, termasuk pink, putih pelangi, hijau, dan hitam. Sementara varian Savonette memiliki crown di posisi angka 3 serta dilengkapi sub-dial detik kecil, tersedia dalam kombinasi warna biru dan kuning-teal.
Seluruh unit dilengkapi dial bermotif Petite Tapisserie dan bezel oktagonal khas Royal Oak dengan delapan sekrup heksagonal. Selain bisa disimpan di saku, jam ini dapat dipasang pada lanyard kulit sapi untuk dikalungkan atau diletakkan di dudukan khusus sebagai jam meja.
Secara teknis, mesin SISTEM51 yang digunakan telah mengantongi 15 paten aktif dan memiliki cadangan daya lebih dari 90 jam. Mesin ini dilengkapi pegangan keseimbangan Nivachron yang anti-magnetik serta indikator cadangan daya pada bagian barrel yang terlihat melalui caseback transparan.
Meski disambut antusias dengan antrean yang mulai terlihat 120 jam sebelum rilis, peluncuran ini sempat diwarnai keresahan akibat maraknya gambar palsu hasil kecerdasan buatan (AI) di media sosial. Gambar-gambar AI tersebut menampilkan visual jam tangan dengan gelang terintegrasi yang sangat meyakinkan, sehingga memicu ekspektasi yang berbeda dari desain asli jam saku tersebut.
Tipe Lépine dijual seharga 400 dolar AS, sedangkan tipe Savonette dipasarkan dengan harga 420 dolar AS dengan sistem pembatasan satu jam per orang per hari. Audemars Piguet berkomitmen mendonasikan seluruh keuntungan dari penjualan ini untuk inisiatif pelestarian keahlian pembuatan jam tradisional bagi generasi muda.