Swatch dan Audemars Piguet Kolaborasi Rilis Jam Tangan Royal Pop

Swatch dan Audemars Piguet Kolaborasi Rilis Jam Tangan Royal Pop

Dunia horologi kembali diguncang dengan kolaborasi mengejutkan antara raksasa jam tangan Swatch dan merek mewah legendaris, Audemars Piguet. Kerja sama ini menjadi langkah besar berikutnya bagi Swatch setelah sebelumnya mendulang sukses bersama Omega dan Blancpain.

Kabar mengenai proyek bertajuk "Royal Pop" ini telah menjadi perbincangan luas di kalangan kolektor maupun masyarakat umum. Dilansir dari Wolipop, produk perdana dari kemitraan ini dijadwalkan meluncur ke pasar pada Sabtu, 16 Mei 2026 mendatang.

Berbeda dengan kolaborasi sebelumnya, Audemars Piguet merupakan brand yang berdiri di luar naungan grup Swatch. Hal ini menjadikan kerja sama tersebut dinilai lebih istimewa karena melibatkan dua entitas besar dengan filosofi pasar yang berbeda.

Meskipun gambar resmi produk belum dirilis sepenuhnya, sejumlah teaser memberikan petunjuk kuat mengenai desainnya. Koleksi Royal Pop diduga akan hadir dalam bentuk jam saku multifungsi dengan elemen desain oktagonal ikonis milik model Royal Oak.

Visual promosi yang muncul di berbagai gerai Swatch global menampilkan instalasi bertema pop-art yang terinspirasi dari karya Andy Warhol. Penggunaan warna-warna cerah dipadukan dengan ilustrasi mesin otomatis Sistem51 yang menjadi ciri khas Swatch.

Konsep jam saku yang bisa beralih fungsi menjadi aksesori seperti bros atau gantungan tas sebenarnya bukan hal asing bagi Swatch. Brand asal Swiss ini pernah memperkenalkan inovasi serupa pada lini produk mereka tahun 1986.

Mantan CEO Audemars Piguet, François-Henry Bennahmias, memberikan pandangan positif terhadap tren kolaborasi lintas segmen ini. Menurutnya, langkah seperti MoonSwatch sangat efektif untuk memperkenalkan keindahan dunia jam tangan kepada generasi muda.

"Kolaborasi ini ide yang luar biasa, dan sama sekali tidak memengaruhi integritas Omega, terlepas dari apa yang kita dengar," kata François-Henry Bennahmias.

Keterlibatan Audemars Piguet dalam proyek jam saku juga diperkuat dengan peluncuran model "150th Heritage" beberapa bulan lalu. Model tersebut merupakan salah satu karya paling rumit dan berharga yang pernah diciptakan oleh brand mewah tersebut.

Secara historis, Audemars Piguet memiliki reputasi yang sangat kuat dalam pembuatan jam saku. Salah satu koleksi langka mereka, "Grosse Pièce", bahkan pernah mencatatkan rekor harga fantastis senilai US$ 7,7 juta dalam sebuah lelang.

Antusiasme tinggi diprediksi akan menyebabkan antrean panjang di berbagai toko Swatch saat hari peluncuran. Untuk tahap awal, koleksi Royal Pop ini dilaporkan hanya akan tersedia di gerai-gerai pilihan di Amerika Serikat.

Artikel terkait

Rekomendasi