Antrean panjang para pencinta jam tangan memenuhi pusat perbelanjaan Grand Indonesia pada Sabtu (16/5/2026). Fenomena ini dipicu oleh peluncuran koleksi kolaborasi terbaru antara Audemars Piguet dan Swatch, seperti dilansir dari Lifestyle.
Koleksi jam tangan saku bernama The Royal Pop Collection ini menarik perhatian besar lewat desainnya yang ikonis. Seri terbaru tersebut menghadirkan delapan varian warna yang dibagi dalam dua kategori desain utama, yaitu gaya Lépine dan Savonnette.
Setiap model menawarkan kelengkapan fitur piringan jam yang berbeda, sehingga memengaruhi harga jual masing-masing varian. Informasi resmi dari produsen merinci spesifikasi dan perbedaan kedua model tersebut.
Gaya Lépine mendominasi seri kolaborasi ini dengan menyediakan enam pilihan warna. Pilihan tersebut meliputi Green Eight dengan nuansa serba hijau, Blaue Acht yang memiliki aksen hijau limau, serta Ocho Negro yang berwarna hitam elegan.
Varian lainnya adalah Huit Blanc dengan warna putih bersih, Orenji Hachi yang memadukan biru dongker dan oranye, serta Otto Rosso yang berwarna merah muda. Seluruh varian Lépine menempatkan mahkota pemutar jam pada posisi jam 12.00.
Produk bergaya Lépine ini dipasarkan dengan harga 400 dolar AS atau berkisar Rp 7 jutaan. Namun, nominal tersebut berpotensi lebih tinggi saat didistribusikan di jaringan toko resmi domestik.
Sektor dapur pacu produk ini mengandalkan mesin SISTEM51. Bagian depan jam dilapisi kaca safir anti-pantul untuk memberikan perlindungan optimal dari goresan.
Desainnya mengadopsi karakteristik koleksi Royal Oak milik Audemars Piguet, lengkap dengan bingkai cincin segi delapan dari bahan Bioceramic. Cangkang jam juga diperkuat oleh delapan sekrup heksagonal yang khas.
Bagian piringan menampilkan motif tapiseri yang dipadukan dengan jarum berlapis Super-LumiNova tingkat A yang menyala biru dalam kondisi gelap. Dimensi jam memiliki diameter 40 milimeter serta ketebalan 8,4 milimeter.
Bagian belakang cangkang menggunakan kaca safir transparan dengan dekorasi cetak Pop Art. Jam ini dilengkapi tali kalung berbahan kulit anak sapi yang jahitannya berwarna kontras serta menggunakan sambungan Bioceramic lepas-pasang.
Karakteristik dan Fitur Gaya Savonnette
Berbeda dengan model sebelumnya, kategori Savonnette hanya memiliki dua varian warna yang cerah. Varian tersebut adalah OTG Roz yang memadukan warna hijau kebiruan dengan kuning, serta Lan Ba yang mengombinasikan warna biru dan biru muda.
Model ini ditawarkan dengan harga sedikit lebih tinggi, yakni 420 dolar AS atau sekitar Rp 7,3 jutaan. Nilai jual ini juga diperkirakan mengalami penyesuaian saat masuk ke pasar Indonesia.
Letak komponen mahkota pemutar menjadi pembeda utama karena digeser ke arah jam 03.00. Karakteristik visual model Savonnette juga semakin kuat berkat penambahan sub-piringan untuk detik kecil pada bagian wajah jam.
Aspek material cangkang Bioceramic, pelindung kaca safir, dimensi fisik, hingga sistem penggerak mesin SISTEM51 pada varian Savonnette identik dengan tipe Lépine. Logo ganda hasil kolaborasi kedua merek tetap disematkan pada piringan dan mahkota jam.
Lonjakan Harga di Pasar Reseller
Kepadatan calon pembeli juga dilaporkan terjadi di mal Pacific Place, Jakarta Selatan. Langkah kolaboratif dua produsen besar asal Swiss ini dinilai berhasil memberikan alternatif baru dengan memindahkan elemen desain Royal Oak yang legendaris ke format jam saku.
Tingginya minat pasar memicu kehadiran para peritel tidak resmi (reseller) yang sudah bersiap di lokasi sejak Jumat (15/5/2026) malam. Produk dari The Royal Pop Collection terpantau langsung muncul di dua platform belanja daring pascapeluncuran.
Berdasarkan data komersial di platform e-commerce tersebut, para reseller menawarkan produk ini dengan harga mulai dari Rp 49 jutaan. Angka tersebut melonjak drastis dari harga retail resmi yang disarankan.
Pihak Swatch Indonesia memberikan respons terkait situasi ini melalui pernyataan resmi di media sosial pada Minggu dini hari. Mereka mengimbau masyarakat untuk tidak terburu-buru melakukan transaksi dengan harga tinggi.
"Untuk memastikan keselamatan pelanggan dan staf kami di toko Swatch, kami mohon Anda tidak terburu-buru datang ke toko kami dalam jumlah besar untuk mendapatkan produk ini. The Royal Pop Collection akan tetap tersedia selama beberapa bulan," tulis mereka.
Distribusi dan penjualan resmi untuk pasar domestik dipastikan hanya dilakukan melalui dua titik lokasi toko, yakni di mal Grand Indonesia dan Pacific Place.