Davy Sukamta Jelaskan Teknik Pemasangan Keramik Lantai yang Benar

Davy Sukamta Jelaskan Teknik Pemasangan Keramik Lantai yang Benar

Ahli Konstruksi Davy Sukamta memberikan edukasi mengenai teknik pemasangan keramik yang tepat pada bangunan guna mencegah masalah lantai kopong atau retak di masa mendatang. Penjelasan teknis ini diberikan untuk menanggapi keluhan pemilik rumah terkait ketahanan lantai, sebagaimana dilansir dari Kompas pada Sabtu (09/05/2026).

Metode awal sebelum pemasangan sangat bergantung pada spesifikasi material serta lokasi lantai tersebut berada. Davy menekankan bahwa pemberian air pada keramik merupakan langkah krusial dalam dua kondisi bangunan yang berbeda.

"Untuk pemasangan keramik pada dua kondisi, baik di lantai dasar maupun lantai bertingkat, basahkan keramik," ujar Davy Sukamta, Ahli Konstruksi.

Perlakuan khusus diperlukan bagi keramik dengan tingkat porositas tinggi untuk memastikan daya lekat semen yang optimal. Menurutnya, keramik berkualitas rendah sering kali lebih cepat menyerap air dari adukan perekat jika tidak dijenuhkan terlebih dahulu.

"Bila keramik kurang baik atau porous, rendam dulu keramiknya 15 menit agar jenuh air," ujarnya Davy Sukamta, Ahli Konstruksi.

Dalam pemasangan di lantai dasar yang bersentuhan langsung dengan tanah, pemadatan tanah menjadi syarat mutlak sebelum pengecoran lantai kerja. Untuk wilayah dengan tanah ekspansif, penggunaan lapisan batu kapur disarankan guna menjaga kestabilan kadar air di bawah beton.

"Padatkan tanah dengan baik, beri lantai kerja beton," jelas Davy Sukamta, Ahli Konstruksi.

Batu kapur dinilai efektif dalam menyerap kelembapan sehingga risiko pergerakan tanah yang memicu kerusakan keramik dapat diminimalisir. Davy mengingatkan bahwa pemasangan tidak boleh dilakukan terburu-buru setelah proses pengecoran.

"Sebaiknya beri lapisan batu kapur sebelum memasang lantai kerja. Batu kapur dapat meyerap kelembapan. Tanah ekspansif mengembang bila kadar airnya naik," ujarnya Davy Sukamta, Ahli Konstruksi.

Terdapat perbedaan signifikan pada durasi tunggu antara lantai dasar dan lantai tingkat akibat karakteristik struktur beton yang berbeda. Pemasangan keramik pada lantai beton yang masih baru berisiko mengalami kerusakan akibat proses penyusutan alami material tersebut.

"Jangan langsung pasang keramik setelah lantai beton dicor," tegas Davy Sukamta, Ahli Konstruksi.

Waktu tunggu yang ideal sangat diperlukan agar konstruksi bangunan mencapai titik stabil sebelum dibebani oleh lapisan lantai permanen. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi deformasi yang biasa terjadi pada bangunan bertingkat.

Artikel terkait

Rekomendasi