Akselerasi transformasi digital Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kini menjadi fokus utama melalui penyediaan solusi berbasis cloud, artificial intelligence (AI), dan cybersecurity. Langkah strategis ini ditegaskan oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui Telkom Solution, seperti dikutip dari Detik iNET.
Komitmen tersebut dipaparkan dalam forum Transformasi Digital BUMN yang diselenggarakan oleh Danantara Indonesia di Wisma Danantara, Jakarta. Pertemuan strategis ini mengumpulkan 50 Chief Technology Officer (CTO) dari berbagai sektor BUMN guna memperkuat kolaborasi nasional.
Integrasi sistem organisasi, aplikasi, dan platform data menjadi sasaran utama dalam kegiatan tersebut. Upaya ini dilakukan demi mendongkrak efektivitas operasional sekaligus daya saing BUMN di tengah perkembangan ekonomi digital.
Telkom Solution menyediakan ekosistem solusi digital yang menyeluruh, mencakup konektivitas digital, layanan cloud, keamanan siber, hingga inovasi berbasis AI. Implementasi solusi ini telah menyasar berbagai sektor industri untuk memacu produktivitas dan kualitas layanan.
Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Veranita Yosephine, menyatakan kesiapan pihaknya dalam memperkuat sinergi antar BUMN melalui solusi digital yang relevan serta berkelanjutan.
"Sebagai perusahaan digital nasional dengan kapabilitas dan ekosistem yang terintegrasi, Telkom mendukung transformasi digital BUMN melalui Telkom Solution yang menghadirkan solusi sesuai kebutuhan bisnis, termasuk pemanfaatan otomasi dan AI untuk meningkatkan produktivitas serta kinerja operasional perusahaan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (18/5/2026).
Veranita menambahkan bahwa operasional BUMN saat ini tidak hanya bertumpu pada sistem yang terkoneksi secara real-time. Perlindungan data dan sistem keamanan siber yang tangguh juga menjadi kebutuhan mutlak bagi perusahaan negara.
Guna menjawab tantangan tersebut, Telkom Solution menggandeng mitra global untuk menghadirkan perlindungan menyeluruh. Layanan ini mencakup deteksi proaktif dan respons keamanan yang beroperasi penuh selama 24/7.
Tiga Fondasi Utama dan Kedaulatan Digital
Sementara itu, Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, menjabarkan tiga fondasi utama dalam mendukung transformasi digital nasional, yaitu story, capability, dan sovereignty. Kolaborasi ini dinilai menjadi momentum krulial untuk membangun shared digital capability.
"Kami memiliki pengalaman dalam membangun dan mengelola transformasi digital berskala nasional dengan kapabilitas end-to-end mulai dari AI, IoT, cloud, hingga cybersecurity. Ke depan, pembangunan Indonesia perlu didukung oleh kedaulatan digital nasional, di mana data, platform, dan inovasi strategis dapat dikelola secara mandiri, aman, dan berkelanjutan di dalam negeri," jelas Faizal.
Pentingnya pembangunan ekosistem digital yang terintegrasi juga disuarakan oleh Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji. Integrasi teknologi cloud, AI, dan konektivitas menjadi faktor strategis untuk memperkuat kedaulatan digital nasional.
Seno menyoroti besarnya ketergantungan terhadap platform digital global saat ini. Hal tersebut terjadi di tengah tingginya kebutuhan pengolahan data berbasis AI, dinamika regulasi, serta kompleksitas tantangan geopolitik global.
"Telkom mengambil peran sebagai backbone digital nasional dengan memperkuat kapabilitas sovereign cloud, sovereign AI, dan sovereign cybersecurity. Langkah ini tidak hanya bertujuan menjaga keamanan dan kontrol data strategis nasional, tetapi juga membuka peluang monetisasi data, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan sumber pertumbuhan baru bagi BUMN," tutur Seno.
Melalui kesiapan kapabilitas digital dan ICT ini, Telkom optimistis proses transformasi digital di lingkungan BUMN dapat berjalan lebih terintegrasi. Pengelolaan ini mencakup aspek data, aplikasi, infrastruktur, hingga proses bisnis perusahaan.