The Body Shop Hadirkan Kembali Parfum Dewberry di Ulang Tahun ke-50

The Body Shop Hadirkan Kembali Parfum Dewberry di Ulang Tahun ke-50

The Body Shop menandai perayaan hari jadinya yang ke-50 dengan menghadirkan kembali salah satu produk wewangian paling ikonik dari era 90-an, yaitu Dewberry, di pasar Indonesia.

Peluncuran ini menjadi bagian dari strategi global perusahaan yang mengusung tema Empowered by Nature sebagai refleksi perjalanan lima dekade di industri kecantikan.

Dilansir dari Suara, aroma Dewberry tidak hanya sekadar produk kosmetik, melainkan medium yang menghubungkan memori lama pelanggan dengan nilai-nilai kepedulian terhadap alam.

Perusahaan yang didirikan oleh Anita Roddick pada 1976 ini tetap memegang teguh filosofi Beauty is a Force for Good dalam menjalankan operasional bisnisnya.

Di Indonesia sendiri, visi kecantikan yang memberikan dampak positif bagi lingkungan telah dirintis sejak tahun 1992 oleh Hutomo Mugi Santoso dan Suzy Hutomo.

Head of Marketing & Digital The Body Shop Indonesia, Nimas Chrisensia, menjelaskan bahwa Dewberry memiliki tempat spesial di hati para pelanggan setia mereka.

"Dewberry bukan hanya produk, tetapi bagian dari memori banyak pelanggan kami sejak tahun 90-an. Kami ingin menghadirkan kembali kedekatan emosional tersebut, sekaligus membawa energi baru bagi generasi sekarang," ujar Nimas Chrisensia.

Langkah ini juga sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menempatkan alam sebagai mitra yang harus dipulihkan, bukan sekadar sumber bahan baku produk semata.

Selain merilis produk nostalgia, The Body Shop Indonesia mewujudkan komitmen lingkungannya melalui program Urban Biodiversity di kawasan Rumah Deret Tamansari (RDTS), Bandung.

Program ini berfokus pada upaya konservasi keanekaragaman hayati di wilayah perkotaan melalui kolaborasi dengan Yayasan Tunas Nusa dan komunitas lokal.

Aktivitas yang dilakukan mencakup penanaman lebih dari 50 varietas tanaman dan pohon guna memperbaiki kualitas udara serta ekosistem urban yang mulai menurun.

Inisiatif ini melibatkan partisipasi aktif kelompok perempuan dan anak muda melalui pengembangan hutan pangan mikro, taman vertikal, hingga area rooftop garden.

Nimas Chrisensia menambahkan bahwa inisiatif tersebut merupakan cara perusahaan untuk memberikan manfaat balik kepada alam secara berkelanjutan.

"Melalui semangat ‘Empowered by Nature’, kami ingin memperkuat kembali identitas kami yang tidak hanya menghadirkan produk dari alam, tetapi juga mengembalikan manfaat bagi alam serta membangun koneksi yang lebih erat dengan komunitas," kata Nimas Chrisensia.

Artikel terkait

Rekomendasi