Fokus pencinta sepak bola nasional kini mengarah pada perjuangan Timnas U17 Indonesia dalam ajang Piala Asia U17 2026. Skuad Garuda Muda dijadwalkan menantang Qatar pada pertandingan lanjutan babak penyisihan Grup B.
Pertemuan ini menjadi pembuktian konsistensi bagi anak asuh Kurniawan Dwi Yulianto. Sebelumnya, tim merah putih berhasil mengamankan poin penuh setelah menumbangkan China pada laga pembuka yang digelar di Arab Saudi.
Merujuk pada jadwal resmi turnamen, bentrokan antara Timnas U17 Indonesia dan Qatar akan berlangsung di King Abdullah Sports City Training Stadium, Jeddah. Laga krusial ini dijadwalkan kick-off pada Sabtu (9/5/2026) pukul 23.30 WIB, seperti dikutip dari Bola.
Hasil positif dalam pertandingan ini memiliki nilai strategis bagi posisi Indonesia. Kemenangan akan memperbesar peluang skuad muda Indonesia untuk mengunci tiket menuju babak perempat final Piala Asia U17.
Perjalanan Indonesia di Grup B dimulai dengan catatan yang impresif. Saat menghadapi tim kuat China pada Selasa malam, gol tunggal dari Keanu Sanjaya pada menit ke-87 memastikan kemenangan 1-0 untuk Indonesia.
Gol tersebut bermula dari situasi kemelut di depan gawang lawan yang berhasil dimanfaatkan dengan baik. Tambahan tiga poin ini menempatkan Indonesia di urutan kedua klasemen sementara Grup B, tepat di bawah Jepang.
Meskipun memiliki jumlah poin yang sama dengan Jepang, Indonesia masih kalah dalam produktivitas selisih gol. Di sisi lain, Qatar berada dalam tekanan besar setelah menderita kekalahan 1-3 dari Jepang di laga perdana mereka.
Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto menyatakan bahwa tim kepelatihan telah meriset gaya permainan lawan secara mendalam. Ia menilai Qatar memiliki kemiripan karakter dengan China yang gemar memeragakan permainan agresif.
Mantan pemain legendaris tersebut menegaskan bahwa para pemain tidak boleh cepat puas dengan hasil laga pertama. Fokus penuh kini diarahkan untuk mematahkan skema serangan yang akan dibangun oleh tim Qatar.
“Ya kita tahu kita sudah menganalisis cara bermain Qatar kurang lebih seperti China,” ujar Kurniawan Dwi Yulianto.
Kurniawan menambahkan bahwa Mathew Baker dan rekan-rekan harus mewaspadai transisi serangan lawan. Qatar diprediksi akan mengandalkan perpindahan arah bola yang cepat untuk membongkar pertahanan Indonesia.
“Mereka attack, mengandalkan switch play, kita coba ada sisa waktu beberapa hari untuk antisipasi taktikal yang akan kita mainkan ketika lawan Qatar,” kata Kurniawan.
Persiapan taktis terus dimatangkan dalam sesi latihan terakhir guna mengantisipasi serangan balik lawan. Kedisiplinan lini belakang menjadi kunci utama untuk meredam ambisi Qatar yang mengincar poin perdana mereka di grup ini.