Kebutuhan akan pakaian yang adaptif kini menjadi aspek krusial bagi masyarakat dengan mobilitas tinggi. Dilansir dari Lifestyle, pemilihan busana tidak lagi terbatas untuk aktivitas harian, namun juga harus menunjang kenyamanan saat berolahraga.
Memilih perlengkapan olahraga yang tepat sering kali menjadi tantangan tersendiri agar pengguna tetap merasa nyaman selama bergerak. Terdapat beberapa kriteria utama yang perlu diperhatikan sebelum menentukan pilihan pakaian sport yang sesuai.
Aspek pertama yang wajib dimiliki adalah kemampuan menyerap keringat. Saat melakukan aktivitas fisik, tubuh akan memproduksi lebih banyak cairan sehingga dibutuhkan bahan yang mampu menyerap dan mengeringkan keringat dengan cepat.
Selain daya serap, faktor bobot pakaian juga sangat menentukan kelancaran pergerakan. Baju olahraga sebaiknya memiliki material yang ringan agar tidak membebani tubuh saat melakukan lari, latihan di gym, atau jenis olahraga lainnya.
Perlindungan terhadap paparan sinar matahari menjadi poin penting bagi mereka yang sering beraktivitas di luar ruangan. Pakaian dengan fitur anti-UV sangat direkomendasikan untuk menjaga kesehatan kulit dari dampak buruk radiasi matahari.
Perspektif Publik Figur Mengenai Fashion Sport
Selebritas Luna Maya dan Maxime Bouttier turut menekankan pentingnya seleksi pakaian olahraga dalam mendukung rutinitas mereka. Menurut Luna, bagi perempuan, busana yang tepat sangat krusial saat melakukan gerakan intens seperti HIIT atau lari.
"Hari ini saya mengenakan Jaket AIRism UV Protection Ultra Stretch dan Celana Legging Aktif Ultra Stretch. Setelah ikut sesi olahraga HIIT tadi, sangat terasa bahwa bahan pakaian yang saya pakai sangat ringan, tidak lengket meskipun sudah berkeringat. Saya suka pakaian yang saya kenakan hari ini karena terasa ringan, fleksibel, dan tidak gerah," ujar Luna Maya.
Luna menambahkan bahwa aspek visual tetap menjadi pertimbangan utama. Tampilan pakaian olahraga perempuan diharapkan tetap stylish dan serbaguna sehingga satu setelan bisa digunakan untuk latihan sekaligus aktivitas sosial lainnya.
Di sisi lain, Maxime Bouttier menitikberatkan pada faktor sirkulasi udara. Ia menyebutkan bahwa kenyamanan merupakan kunci utama, terutama pakaian yang memiliki sifat breathable dan cepat kering saat menghadapi cuaca panas di Indonesia.
Teknologi dalam Sport Utility Wear
Marketing Manager UNIQLO Indonesia, Lisqia Lalantika, menjelaskan bahwa bergerak telah menjadi bagian dari gaya hidup modern yang luas. Hal ini mencakup aspek komunitas, kenyamanan, dan rasa percaya diri dalam keseharian.
"Melalui Sport Utility Wear, kami ingin menghadirkan pakaian yang dapat mengikuti setiap ritme gerak masyarakat urban, dari olahraga hingga kehidupan sehari-hari," kata Lisqia dalam acara Uniqlo In Motion 2026.
Koleksi ini mengandalkan empat pilar teknologi utama sebagai fondasi kenyamanan. Teknologi DRY-EX berperan menyerap keringat dengan fitur kontrol aroma, sementara AIRism memberikan sensasi sejuk dan ringan yang cocok untuk yoga maupun penggunaan harian.
Dukungan kebebasan bergerak hingga 360 derajat difasilitasi oleh fitur Ultra Stretch. Sementara itu, teknologi UV Protection Wear hadir sebagai solusi untuk menangkal efek buruk sinar ultraviolet yang dapat merusak jaringan kulit.
Rangkaian inovasi ini dipamerkan dalam ajang UNIQLO IN MOTION 2026 yang melibatkan lebih dari 2.000 peserta. Acara tersebut menggandeng 50 komunitas dari berbagai cabang, mulai dari lari, yoga, pilates, hingga intensitas tinggi seperti HIIT.