Tren Divorce Jewelry Mengubah Makna Perhiasan Pasca-Perceraian

Tren Divorce Jewelry Mengubah Makna Perhiasan Pasca-Perceraian

Makna perhiasan kini mengalami pergeseran di tengah perubahan gaya hidup masyarakat. Perhiasan tidak lagi sekadar menjadi simbol cinta dan komitmen pernikahan.

Seperti dilansir dari Wolipop, saat ini muncul tren baru yang dikenal dengan istilah divorce jewelry atau perhiasan perceraian. Fenomena ini menarik perhatian karena mengubah fungsi perhiasan lama.

Banyak orang memilih untuk mendesain ulang cincin atau berlian pernikahan mereka setelah terjadi perceraian. Alih-alih membuang atau menyimpannya, perhiasan tersebut dirombak menjadi bentuk baru.

Langkah ini diambil untuk mencerminkan fase kehidupan baru yang sedang dijalani pemiliknya. Penampilan baru dari perhiasan tersebut biasanya hadir dengan desain yang lebih mencolok.

Media sosial turut mendorong popularitas tren ini setelah sejumlah figur publik mengikutinya. Model Emily Ratajkowski dan stylist Hollywood Rachel Zoe menjadi contoh pesohor yang memopulerkan gerakan ini.

Transformasi perhiasan dari cincin pernikahan menjadi kalung atau anting menjadi narasi visual tentang proses pemulihan diri. Bagi sebagian orang, proses ini merupakan cara untuk merebut kembali identitas mereka.

Desainer perhiasan asal London, Inggris, Sam Hamilton, mengaitkan fenomena ini dengan perubahan besar dalam industri barang mewah. Menurutnya, perhiasan perceraian kini merayakan awal dari lembaran hidup yang baru.

"Ke depan, makna divorce jewelry akan jauh lebih luas dari sekadar perceraian itu sendiri," ujar Sam kepada WWD baru-baru ini.

Sam menilai fenomena ini sebagai bagian dari pergeseran menuju kemewahan yang lebih emosional. Perhiasan kini merefleksikan perkembangan personal seseorang, bukan lagi sebatas penanda momen tradisional.

Seiring meningkatnya ketertarikan publik, permintaan untuk layanan remodeling perhiasan juga mengalami kenaikan. Konsumen saat ini lebih berani mengolah kembali berlian lama yang mempunyai ikatan emosional kuat.

Layanan ini secara perlahan bertransformasi menjadi bagian penting dalam sektor bisnis perhiasan mewah. Perubahan cara pandang ini membuktikan bahwa berlian tidak harus menjadi simbol untuk satu hubungan seumur hidup.

Batu permata tersebut kini dapat ikut berevolusi selaras dengan perjalanan hidup pemiliknya. Hal ini termasuk ketika seseorang harus memulai kembali kehidupannya dari awal.

Artikel terkait

Rekomendasi