Trik Memakai Cushion agar Makeup Halus dan Tidak Cakey

Trik Memakai Cushion agar Makeup Halus dan Tidak Cakey

Cushion menjadi salah satu produk kosmetik favorit karena praktis, ringan, dan mudah diaplikasikan untuk aktivitas sehari-hari. Produk ini menggabungkan fungsi foundation, BB cream, atau CC cream dalam bentuk bantalan spons yang simpel.

Complexion yang dihasilkan cenderung natural sekaligus mampu membuat tampilan wajah tampak segar serta glowing dalam waktu cepat. Namun, riasan yang pecah, patchy, atau cakey setelah beberapa jam pemakaian kerap menjadi kendala bagi banyak orang.

Masalah tersebut biasanya dipicu oleh kondisi kulit yang kurang terhidrasi, takaran produk yang berlebihan, atau teknik pengaplikasian yang keliru. Seperti dilansir dari Medcom, terdapat beberapa trik sederhana untuk menjaga hasil makeup tetap mulus dan tidak dempul.

Menjaga hidrasi kulit sebelum merias wajah merupakan langkah awal yang paling krusial. Gunakan pelembap yang sesuai dengan jenis kulit agar permukaan wajah tetap lembut, tidak kering, dan membuat formula cushion menempel lebih rata.

Setelah pelembap, aplikasikan primer secara tipis terutama pada area yang mudah berminyak seperti dahi, hidung, dan sekitar pipi. Lapisan primer ini berfungsi menyamarkan pori-pori sekaligus membantu cushion bertahan lebih lama sepanjang hari.

Saat mengambil produk, tekan puff secara lembut dan hindari menekan terlalu keras agar cairan yang keluar tidak berlebihan. Penggunaan layer cushion yang tipis akan membuat hasil akhir riasan terasa lebih ringan dan menyatu dengan kulit wajah.

Teknik Meratakan dan Mengunci Cushion

Sebelum menepuk puff ke wajah, ratakan produk terlebih dahulu dengan cara mengetuk-ngetuk puff pada bagian dalam tutup cushion. Cara ini efektif untuk membagi cairan secara merata pada spons sekaligus mengurangi kelebihan formula.

Gunakan teknik menepuk-nepuk perlahan atau tap-tap saat mengaplikasikan produk ke kulit dan hindari gerakan menggeser puff. Proses pengaplikasian sebaiknya dimulai dari area tengah wajah, lalu dibaurkan ke arah luar secara perlahan demi hasil yang minim crack.

Langkah terakhir adalah mengunci riasan menggunakan bedak tabur atau translucent powder tipis-tipis pada area T-zone yang meliputi dahi, hidung, serta dagu. Sapuan bedak ini berfungsi mengontrol produksi minyak berlebih tanpa menghilangkan efek glowing alami cushion.

Artikel terkait

Rekomendasi