TSMC Alokasikan 56 Miliar Dolar AS Amankan Investasi Jangka Panjang

TSMC Alokasikan 56 Miliar Dolar AS Amankan Investasi Jangka Panjang

Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) menetapkan proyeksi pengeluaran modal tahun 2026 mencapai 52 miliar hingga 56 miliar dolar AS dengan realisasi mendekati batas atas untuk menjaga pertumbuhan jangka panjang. Langkah investasi masif ini dikonfirmasi manajemen perusahaan dalam rapat pemegang saham pada Kamis, 4 Juni 2026.

Ketua TSMC, C.C. Wei, menyatakan optimisme yang tinggi terhadap prospek multi-tahun perusahaan berdasarkan proyeksi dari para pelanggan. Optimisme tersebut disampaikan guna meredakan kekhawatiran para pemegang saham mengenai durasi siklus investasi serta potensi munculnya fase jenuh pasar.

Terhadap kepemilikan alat litografi High-NA EUV bernilai tinggi dari ASML yang sempat memicu spekulasi pasar, manajemen menegaskan bahwa unit tersebut kini aktif digunakan untuk riset dan pengembangan (R&D). Ketika menanggapi jumlah alat yang telah dibeli perusahaan, kejelasan informasi diberikan langsung oleh pimpinan perusahaan.

"it would even be a bit embarrassing to say how many."

kata Wei, Ketua TSMC, menanggapi jumlah alat yang telah dibeli perusahaan.

Penundaan implementasi teknologi High-NA EUV seharga 400 juta dolar AS per sistem untuk produksi massal murni didasarkan pada pertimbangan efisiensi biaya. Dilansir dari TechNews, pengadopsian ke lini produksi baru baru akan dilakukan setelah kondisi efisiensi terpenuhi.

Menurut laporan Tom's Hardware yang mengutip Wakil Presiden Senior Pengembangan Bisnis TSMC Kevin Zhang, proses produksi node A13 dan A12 untuk tahun 2029 diproyeksikan belum memerlukan alat tersebut. Di sisi lain, kompetitor seperti Intel bersiap mengadopsi High-NA EUV untuk node 14A pada periode 2027 hingga 2028.

Berdasarkan pemberitaan Liberty Times, laporan finansial TSMC juga mencetak rekor pendapatan dan laba tertinggi pada tahun lalu. Lonjakan kinerja operasional tersebut berimbas pada kenaikan harga saham TSMC lebih dari 1,5 kali lipat selama setahun terakhir dan peningkatan pembayaran dividen tunai di atas 30 persen.

Artikel terkait

Rekomendasi